Mampu Akselerasi Pelayanan Kependudukan, DPRD Kota Yogyakarta Dorong Disdukcapil Tambah Jumlah ADM
DPRD Kota Yogyakarta mendorong Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Yogyakarta untuk menambah Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM).
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Hari Susmayanti
“Selagi bermanfaat untuk masyarakat, kami akan berusaha mendukung. Saat ini layanan memang sudah dipermudah, namun keamanan data juga sangat penting untuk ditingkatkan, mengingat kemungkinan ada hacker (peretas),” lanjutnya.
Kepala Disdukcapil Kota Yogyakarta, Septi Sri Rejeki mengungkapkan antrean panjang di kantor Disdukcapil maupun MPP membuat Disdukcapil Kota Yogyakarta harus berinovasi.
Sehingga pelayanan kependudukan bisa lebih cepat dan mudah. Yang melatarbelakangi inovasi ADM lainnya adalah adanya praktik calo dan pungutan liar zaman dulu. Melalui ADM diharapkan dapat memotong praktik tersebut.
“ADM ini diluncurkan oleh Kementerian Dalam Negeri, selanjutnya Disdukcapil Kota Yogyakarta menindaklanjuti dengan tetap berkoordinasi. Mesin ADM ini sangat berguna bagi masyarakat, terutama dalam mencetak dokumen kependudukan. Dengan adanya ADM ini mendekatkan layanan kepada masyarakat, sehingga nggak perlu ke Dukcapil atau MPP,” ungkapnya
Kehadiran ADM bertujuan untuk mempermudah pelayanan, agar terwujud pelayanan prima dalam dokumen kependudukan. Melalui ADM, masyarakat bisa mengurus dokumen kependudukan secara mandiri dimana saja.
Ia menerangkan ADM bisa diakses ketika masyarakat sudah melakukan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Dalam IKD telah memuat beragam data kependudukan, mulai dari KTP, KK, akta kelahiran, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, dan lain-lain.
Ketika ingin melakukan update data, masyarakat bisa melakukan perubahan data melalui IKD yang ada di handphone masing-masing. Setelah itu, masyarakat akan mendapatkan password untuk mencetak dokumen kependudukan di ADM.
“Tantangannya adalah memahamkan ke masyarakat, ketika punya HP tapi gaptek, sama saja. Punya HP tetapi kalau nggak support aktivasi IKD, ADM juga nggak bisa dimaksimalkan, sehingga lebih banyak yang manual. Ini tantangan kami, untuk melakukan sosialisasi juga terkait IKD,” ungkapnya.
“Tentu kami juga perlu anggaran untuk menambah ADM juga, karena memang belum ada di setiap wilayah. Kami setiap minggu keliling di 8 ADM untuk monev, memastikan kondisi mesin, mengecek kertas. Salah satu ADM yang ada di UPT Pasty di Dongkelan itu bisa habis 1 rim kertas. Artinya kan masyarakat benar-benar membutuhkan, Ke depan memang perlu dikembangkan lagi,” sambungnya.
Sementara terkait keamanan data, pihaknya selalu melakukan pengembangan dan monitoring untuk antisipasi peretas. Pihaknya pun mengikuti alur pengamanan data. Pihaknya memastikan server aman dan memenuhi ISO 27001. (maw)
Disdukcapil Kota Yogyakarta
Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM)
Komisi A DPRD Kota Yogya
Data Kependudukan
Mimbar Legislatif: Dhony Kristanto Dukung Disdukcapil Bantul Penuhi Penyempurnaan Data Marsyarakat |
![]() |
---|
Capaian Aktivasi IKD di Kota Yogya Sentuh 7,23 Persen, Diakui Masih Banyak Kendala |
![]() |
---|
Gunungkidul Luncurkan Program Wulan Panutan Inovasi Adminduk, Ini Penjelasan Bupati Endah |
![]() |
---|
Jelang Pilkada 2024, 71 Persen Pemilih Pemula di Kota Yogyakarta Sudah Lakukan Perekaman KTP-el |
![]() |
---|
Wabup Sleman Ajak Warga Perbarui Data Kependudukan Berkala |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.