Misteri Api di Rumah Warga Sleman
Belum Berhenti, Dua Pekan Keluarga Agus Yani di Sleman 'Diteror' Api
Titik api masih muncul dengan beragam intensitas di hari kedua belas sejak fenomena alam ini pertama terjadi pada Sabtu (23/5/2026) dini hari.
Penulis: Hendy Kurniawan | Editor: Muhammad Fatoni
Hingga kini, belum ada solusi konkret untuk menghentikan teror api. Sudah ada 91 titik dalam 12 hari.
Tempat serta waktunya sangatlah acak.
Baca juga: Titik Api di Seyegan Meluas, Tim Geofisika UPN Bakal Lakukan Perekaman, Cari Lapisan Zona Gas Metan
Pagi, siang, sore, malam, dini hari. Kapan saja. Kamar mandi, kamar tidur, dapur, ruang tengah, lorong, halaman.
Di mana saja. Tiga di antaranya terjadi di halaman belakang dua tetangga Agus Yani.
Untuk Rabu kemarin saja muncul sembilan kali titik api. Jumlah cukup banyak dibanding hari-hari sebelumnya.
Selain yang sudah dituliskan di atas, api menyala di rak ruang tengah pada pukul 07.45, sandal terbakar di lorong tengah pukul 08.35, barang di lemari (09.05, 09.12, 09.50), serta satu kardus menjelang siang.
Hari ini di kantor Kapanewon Seyegan, dijadwalkan pakar dari berbagai disiplin ilmu bersama otoritas terkait akan menyampaikan hasil observasi pun penelitian di rumah Agus Yani serta wilayah sekitarnya.
Diharapkan muncul rekomendasi untuk menanggulangi persoalan yang kini sudah memasuki hari ketiga belas. Hampir dua pekan nirhenti keluarga ini berbagi ruang dengan bara api.
"Nggegirisi (mengkhawatirkan)," tutur Agus Yani menggambarkan teror api dan pekan melelahkan di Seyegan. (*)
| Teror Api Rumah Seyegan Belum Berhenti, Tercatat 87 Kejadian Kebakaran |
|
|---|
| Bukan Mistis, Teror Api Rumah Seyegan Barasal dari Gas: Bupati Sleman Upayakan Langkah Penanganan |
|
|---|
| Hari Kesebelas Teror Api di Sleman: 83 Titik Kebakaran Misterius di Rumah Agus Yani |
|
|---|
| BPBD Sleman Libatkan Akademisi Tangani Fenomena Kebakaran di Seyegan untuk Jamin Keamanan |
|
|---|
| Titik Api di Seyegan Meluas, Tim Geofisika UPN Bakal Lakukan Perekaman, Cari Lapisan Zona Gas Metan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/20260406-Titik-Api-baru-menyala-di-Seyegan-Sleman.jpg)