Misteri Api di Rumah Warga Sleman

Hari Kesebelas Teror Api di Sleman: 83 Titik Kebakaran Misterius di Rumah Agus Yani

Hari kesebelas teror api di rumah Agus Yani sama sekali belum berhenti. Selepas petang, Selasa (2/6/2026), dua titik api kembali menyala.

Tayang:
Penulis: IWE | Editor: Iwan Al Khasni
Tribun Jogja/Hendy Kurniawan
TERBAKAR - Api yang muncul seketika membakar pakaian dan sofa rusak di rumah Agus Yani, Sabtu (30/5/2026) dini hari. 

 

Ringkasan Berita:Rumah Agus Yani di Kasuran, Seyegan, Sleman, kembali dilanda kebakaran misterius. Hingga Selasa (2/6/2026) malam, total 83 titik api muncul dalam 11 hari. Api membakar kardus, terpal, hingga nyaris menyambar tabung gas di dapur. Fenomena langka ini masih diteliti tim pakar dari berbagai universitas.

 

Yogyakarta Tribunjogja.com --  Hari kesebelas teror api di rumah Agus Yani sama sekali belum berhenti. Selepas petang, Selasa (2/6/2026), dua titik api kembali menyala. 

Pertama, kardus dan terpal di atas gerobak terbakar hebat pada pukul 18.56 WIB di sawah belakang rumah. Api menjilat setinggi dua meter, memaksa warga menggunakan APAR untuk memadamkan kobaran.

Berselang sepuluh menit, api muncul lagi di dapur. 

Kardus terbakar lalu merembet ke tabung gas di sebelahnya. Kepanikan sempat melanda karena api menyala di atas regulator tabung. “Awas, awas, (api) kena gas. Langsung semprot wae,” teriak warga yang berjaga. 

Satu semprotan APAR berhasil memadamkan api sebelum terjadi ledakan.

Lima Titik Api dalam Sehari

Dalam satu hari itu saja, ada lima titik api muncul di berbagai tempat. Salah satunya menyambar sprei yang dijemur di halaman belakang ruko, utara rumah Agus. 

Sejak Sabtu (23/5/2026) hingga malam ini, total sudah ada 83 titik api yang membakar pakaian, perabot, kayu, dan barang lain.

Rumah Agus Yani kini seakan menjadi panggung fenomena alam yang sulit dijelaskan. Api muncul tiba-tiba, berpindah lokasi, dan terus berulang tanpa sebab jelas.

Fenomena Langka yang Diteliti

Fenomena ini masih menjadi misteri. Sebelumnya, tim dari UPN Yogyakarta, BPPTKG, dan UGM telah melakukan riset kandungan gas di Kali Konteng. 

Hipotesis awal menyebut adanya gas metana yang menjalar melalui rekahan tanah.

Namun, fakta bahwa api terus muncul meski instalasi listrik dinyatakan aman oleh PLN, membuat fenomena ini semakin kompleks. 

Dugaan lain adalah adanya campuran gas amonia atau hidrogen sulfida, serta reaksi kimia dari limbah rumah tangga.

Titik Api di Seyegan Meluas, Kini Menyala di Halaman Tetangga

Ancaman Nyata bagi Penghuni

Keluarga Agus Yani hidup dalam ketakutan. Setiap malam mereka berjaga, khawatir api kembali muncul. 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved