TKD 2026 Turun, Pemkab Bantul Tetap Prioritaskan Peningkatan Jalan dan Jembatan
Pemkab Bantul telah merencanakan peningkatan dan pembangunan jalan pada tahun depan menjadi naik dari tahun sebelumnya.
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul akan memprioritaskan peningkatan jalan dan jembatan pada tahun 2026, walau terjadi pengurangan Transfer ke daerah (TKD) tahun 2026 senilai Rp156 miliar.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, mengatakan pihaknya telah merencanakan peningkatan dan pembangunan jalan pada tahun depan menjadi naik dari tahun sebelumnya.
"Kalau bisa tiga tahun selesai (pengerjaan jalan dan jembatan), ya mengapa mesti menunggu lima tahun. Walaupun ya memang janji saya itu memang lima tahun selesai. Tetapi, saya ingin mempercepat itu," ucapnya, Kamis (16/10/2025).
Dengan begitu, meski ada pengurangan TKD pada tahun depan, akan tetapi Halim mengusahakan agar anggaran khusus peningkatan dan pembangunan jalan dan jembatan tetap dialokasikan naik.
Dana pengerjaan itu rencananya diambil dari anggaran untuk belanja di organisasi pemerintah daerah (OPD) lain yang telah ditekan atau dikurangi.
"Karena, ini menyangkut sarana prasarana ekonomi," jelasnya.
Jalan dan jembatan yang akan digarap pada tahun depan diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp80 miliar.
Anggaran itu disebut-sebut naik sekitar Pp40 miliar dari pengerjaan infrastruktur jalan dan jembatan tahun 2025.
"Sebelumnya, saya pasang lebih dari Rp100 miliar. Tetapi, nanti realisasinya, pembangunan infrastruktur di Bantul, saya pastikan lebih dari Rp130 miliar," urai dia.
Artinya, akan ada anggaran yang diminta dari Pemkab Bantul langsung pusat atau non anggaran pendapatan belanja derah (APBD) dengan menggunakan Inpres jalan daerah (IJD).
Dikonfirmasi terpisah, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman Kabupaten Bantul, Jimmy Alran Manumpak Simbolon, memilih untuk tidak banyak memberikan komentar.
"Kita konsolidasi dulu ya," tuturnya.
Namun, pada Agustus 2025 lalu, Jimmy sempat merencanakan memberikan alokasi anggaran hampir Rp200 miliar guna proyek peningkatan dan perbaikan status jalan pada tahun 2026.
"Itu masih perhitungan kami dan rencananya sudah disampaikan kepada DPRD Bantul. Tapi, ya kita lihat hasil akhir plotting anggaran," ujar Jimmy pada Selasa (19/8/2025) lalu.(*)
| Pemkab Bantul Tanggapi Kasus Lurah Seloharjo yang Digugat Mantan Dukuh Pelaku Kasus Pencurian |
|
|---|
| Bupati Bantul Perkirakan Konsumsi Pulsa Meningkat saat WFH ASN Diterapkan |
|
|---|
| Dana Desa di Bantul Terjun Bebas, Kalurahan Rata-rata Hanya Kebagian Rp373 Juta |
|
|---|
| 80 Tahun Sri Sultan HB X, Bantul dan Gunungkidul Pertegas Kontribusi Pangan hingga Industri DIY |
|
|---|
| PKB Bantul Mulai Siapkan Kader Terbaik untuk Maju di Kursi Bupati dan Wakil Bupati |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Bupati-Bantul-Abdul-Halim-Muslih-16102025.jpg)