Danais Aman Rp1 Triliun, Sekda DIY Tekankan Skala Prioritas
Keputusan pemerintah pusat untuk tidak memangkas Danais akan memberi ruang lebih luas bagi program prioritas yang telah disusun.
Penulis: Hanif Suryo | Editor: Yoseph Hary W
Keputusan mempertahankan Danais pada angka Rp1 triliun menjadi angin segar bagi DIY.
Sebab, dana ini digunakan untuk membiayai kewenangan tambahan sesuai Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan DIY, mulai dari penguatan kebudayaan, tata ruang dan pertanahan, hingga kelembagaan pemerintahan daerah.
Selain itu, pada 2026 nanti, Dana Keistimewaan difokuskan untuk penurunan tingkat kemiskinan, pemberdayaan ekonomi masyarakat dan UMKM, pariwisata, ekonomi kreatif, investasi, dan pengangguran kesenjangan antarwilayah DIY.
Langkah Fraksi Gerindra DIY memperjuangkan Danais tidak lepas dari respons cepat mereka terhadap masukan masyarakat.
Pada 22 Agustus 2025, Fraksi Gerindra DPRD DIY bersama jajaran pengurus DPD Gerindra DIY menemui Raja Keraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X, di Kraton Kilen untuk memohon restu sekaligus menyampaikan keresahan warga terkait wacana pemangkasan Danais.
Ketua Fraksi Gerindra DPRD DIY, Lisman Puja Kusuma, menegaskan kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat legitimasi perjuangan Gerindra.
“Malam itu kami sowan Ngarsa Dalem untuk memohon arahan dan restu agar aspirasi masyarakat bisa kami perjuangkan di tingkat pusat,” ujarnya.
DWS menegaskan, pihaknya akan terus mengawal hingga RAPBN 2026 disahkan menjadi APBN agar kepastian anggaran Danais benar-benar terjaga.
Selanjutnya, keputusan tingkat satu antara banggar dengan pemerintah, dan nanti akan dibawa ke tingkat dua untuk disahkan dalam paripurna DPR RI untuk disahkan menjadi undang-undang.
"Ini bukan akhir perjuangan. Kami di banggar akan terus mengawal, setelah pengambilan tingkat satu kesepakatan antara banggar dan Kementrian Keuangan yang rencananya akan dibawa dalam pengambilan keputusan tingkat dua di paripurna DPR pada Selasa (23/9/2025)," pungkasnya.
| Sekda DIY Pastikan Kesiapan Matang Embarkasi YIA, Janjikan Pelayanan Prima bagi Jemaah Haji |
|
|---|
| Sekda DIY Peringatkan Pelaksana Program MBG di Lapangan: Jangan Rusak Upaya Mitigasi Stunting |
|
|---|
| Akhir Cerita Street Coffee Viral Jembatan Kewek Yogyakarta: Dirazia Satpol PP, Disentil Sekda DIY |
|
|---|
| Kebijakan WFH Bagi ASN DIY, BKD Terapkan Pengawasan Tiga Lapis hingga Ancaman Sanksi |
|
|---|
| 15 Tahun Ikut Merawat Jogja Istimewa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Sekda-DIY-Resmikan-Integrasi-Kartu-Identitas-Siswa-dengan-Trans-Jogja-saat-Harhubnas-2025.jpg)