Berita Kulon Progo Hari Ini

Pemakaian Knalpot Brong di Kulon Progo Diklaim Menurun Meski Masih Ada Temuan

Polres Kulon Progo terus berupaya menekan penggunaan knalpot brong alias blombongan di masyarakat.

Tayang:
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
Tribunjogja.com/Alexander Ermando
Penandatangan komitmen Kulon Progo Bebas Knalpot Tidak Sesuai Spesifikasi Teknis di halaman Polres Kulon Progo, Sabtu (02/03/2024) lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kulon Progo terus berupaya menekan penggunaan knalpot brong alias blombongan di masyarakat.

Operasi pun terus dilakukan, termasuk saat di masa kampanye Pemilu 2024 lalu.

Kapolres Kulon Progo , AKBP Nunuk Setiyowati mengeklaim pemakaian knalpot brong di wilayahnya sudah menurun.

Begitu juga di masa kampanye lalu.

"Bisa dikatakan saat ini masyarakat sudah jauh lebih tertib," kata Nunuk ditemui pada Sabtu (02/03/2024) lalu.

Meski begitu ia tak menampik tetap masih ada temuan pemakaian knalpot brong saat kampanye terbuka Pemilu 2024 .

Sebab masyarakat berupaya lewat berbagai cara agar lolos dari pemeriksaan.

Menurut Nunuk, pihaknya sudah melakukan penyekatan terhadap kendaraan massa pendukung kampanye di perbatasan wilayah.

Penyekatan juga dilakukan oleh aparat dari polres lain yang berdekatan dengan Kulon Progo .

"Namun ada yang curi-curi dengan menyembunyikan bagian knalpot brong di mobil, setibanya di lokasi dan lolos pemeriksaan, baru dipasang ke kendaraan," jelasnya.

Baca juga: Seorang Pria Dilaporkan ke Polres Kulon Progo, Dituduh Larikan Gadis di Bawah Umur

Melihat situasi tersebut, Nunuk mengatakan razia terhadap kendaraan dengan knalpot brong akan terus dilakukan.

Salah satunya lewat Operasi Keselamatan Progo 2024.

Pihaknya pun membuat komitmen bersama secara lintas sektor terkait upaya menekan pemakaian knalpot brong di masyarakat.

Harapannya, elemen masyarakat juga membantu mengedukasi masyarakat soal dampak negatif dari knalpot tersebut.

"Kalau nanti masih ada temuan, tentu akan kami tindak dan meminta pengendara langsung mengganti knalpotnya," ujar Nunuk.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved