Petugas Gabungan Evakuasi 11 Bayi di Sebuah Rumah di Pakem Sleman

Saat didatangi bersama pihak kepolisian, Panewu, dan Dinas Sosial, ditemukan 11 bayi yang terdiri dari delapan laki-laki dan tiga perempuan.

Tayang:
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
pixabay
ILUSTRASI Bayi 

Ringkasan Berita:
  • Petugas gabungan mengevakuasi 11 bayi dari sebuah rumah di Dusun Wonokerso, Padukuhan Randu, Kelurahan Hargobinangun, Kapanewon Pakem.
  • Evakuasi dilakukan setelah adanya laporan warga yang mencurigai aktivitas di rumah tersebut. 
  • Delapan bayi dinyatakan sehat, namun tiga lainnya ada indikasi kurang sehat. Ada yang gejala kulit berwarna kuning, kelainan jantung

 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Petugas gabungan dari Polsek Pakem, Pemerintah Kelurahan hingga Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sleman mengevakuasi 11 bayi dari sebuah rumah di Dusun Wonokerso, Padukuhan Randu, Kelurahan Hargobinangun, Kapanewon Pakem.

Penyelamatan ini dilakukan pada Jumat (8/5/2026) pagi setelah warga melaporkan adanya aktivitas penampungan bayi yang diduga menjadi tempat transit sebuah klinik bidan asal Gamping.

Lurah Hargobinangun, Amin Sarjito, mengatakan evakuasi dilakukan setelah adanya laporan warga yang mencurigai aktivitas di rumah tersebut.

Saat didatangi bersama pihak kepolisian, Panewu, dan Dinas Sosial, ditemukan 11 bayi yang terdiri dari delapan laki-laki dan tiga perempuan.

"Itu bukan penitipan balita. Cuma ada orang luar Hargobinangun, aslinya bidan di Gamping. Dia punya klinik bersama orangtuanya. Bidan tersebut menampung balita-balita. Mungkin karena di Gamping penuh, lalu dibawa ke wilayah kami," kata Amin kepada wartawan, Sabtu (9/5/2026). 

Rumah di Hargobinangun tersebut diduga milik orangtua si bidan.

Namun selama ini tidak ditempati dan belakangan digunakan sebagai tempat penampungan sementara bayi.

Bayi-bayi tersebut diduga sudah satu minggu di rumah tersebut.

Saat didatangi petugas, kata Amin, bayi diletakkan di atas kasur tipis dan ada pula yang tebal.

Saat dilakukan pemeriksaan, petugas Puskesmas menemukan tidak semua bayi dalam kondisi sehat. 

"Delapan bayi dinyatakan sehat, namun tiga lainnya ada indikasi kurang sehat. Ada yang gejala kulit berwarna kuning, kelainan jantung," ujarnya. 

Baca juga: Total 68 Anak Korban Daycare Little Aresha Ditangani Unit PPA Polresta Yogyakarta

Pascatemuan tersebut, langkah penyelamatan langsung dilakukan.

Amin mengatakan tiga bayi telah diambil oleh ibu kandung mereka.

Sementara itu, bayi lainnya dievakuasi ke rumah sakit untuk penanganan medis dan ke Balai Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Pengasuhan Anak (BPRSPA) milik Dinas Sosial.

Keterangan Polisi

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved