Kenali Gejala Burnout atau Stres di Tempat Kerja dan Cara Mengatasinya
burnout merupakan suatu sindrom yang dikonseptualisasi sebagai hasil dari stres kronis di tempat kerja yang tidak dikelola dengan baik.
Penulis: Santo Ari | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUNJOGJA.COM - Stres adalah reaksi tubuh terhadap situasi yang tampak berbahaya atau sulit, stres membuat tubuh untuk memproduksi hormone adrenaline yang berfungsi untuk mempertahankan diri.
Sementara Menurut International Classification of Diseases, burnout merupakan suatu sindrom yang dikonseptualisasi sebagai hasil dari stres kronis di tempat kerja yang tidak dikelola dengan baik.
Menurut Kemenkes, faktor penyebab stres (stresor) kerja adalah sebagai berikut :
1. Lingkungan fisik (tempat kerja yang terlalu bising, penerangan yang tidak sesuai sehingga mengganggu pekerjaan, ruang kantor yang tidak ideal, dan kualitas udara).
2. Peran dan tugas (karyawan kesulitan memahami tugasnya).
3. Hubungan antar pribadi (perbedaan karakter, kepribadian, latar belakang, persepsi, dan bahkan adanya kompetisi untuk mencapai target kerja).
4. Organisasi (kebijakan organisasi contohnya pengurangan jumlah pegawai yang berdampak terhadap hilangnya pekerjaan bagi karyawan yang dipecat dan meningkatnya beban kerja bagi karyawan yang bertahan).
Baca juga: Tips Mengatasi Nyeri Leher atau Tengeng Karena Salah Posisi Tidur
Tanda dan gejala burnout
1. Reaksi fisiknya bisa dilihat dari detak jantung dan tekanan darah yang meningkat, keringat berlebihan, otot-otot tegang, sakit kepala berulang, perubahan pola makan, serta sulit tidur ataupun tidur tidak nyenyak.
2. Reaksi pikiran atau kognitif cenderung ditandai dengan perhatian berkurang, mudah lupa, berpikir tidak efektif serta sulit memusatkan perhatian atau sulit konsentrasi.
3. Reaksi perilaku dapat dijumpai dengan tanda produktivitas berkurang, sering berbuat kesalahan dalam bekerja dan sering tidak masuk kerja.
4. Respon emosional berupa rasa takut atau menutup diri terhadap lingkungan, mudah tersinggung/marah, sedih dan cemas berlebihan serta berkurangnya motivasi kerja.
Cara Mengelola Stres
1. Meningkatkan kesadaran diri sendiri agar dapat berpikir secara jernih sehingga emosi dapat dikendalikan. Ketika emosi dapat dikendalikan, maka stres kerja dan beban psikis akan berkurang.
2. Mengurangi ketegangan dengan mencari tempat yang tenang untuk melakukan meditasi. Meditasi dilakukan dengan menempatkan posisi tubuh dengan rileks, memejamkan mata, mendengarkan pernapasan secara teratur selama 20 menit untuk melepaskan ketegangan otot.
Waspada Burnout! Lingkungan Suportif Bisa Redakan Stres Berlebihan |
![]() |
---|
Cedera Bahu Tak Harus Operasi: Ini Solusi Medis Masa Kini |
![]() |
---|
7 Manfaat Kembang Kol bagi Kesehatan dan 3 Efek Sampingnya |
![]() |
---|
Menggertakkan Gigi Saat Tidur: Pennyebab, Efek, dan Cara Mengatasinya |
![]() |
---|
Makanan Aneh yang Ternyata Super Sehat, Kaya Nutrisi yang Terkandung di Dalamnya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.