Uji Coba Semi Pedestrian Malioboro
Penyesuaian Jadwal Uji Coba Semi Pedestrian Malioboro, Pengusaha Sebut Omzet Langsung Naik
Kalangan pengusaha mengapresiasi langkah pemerintah yang melakukan penyesuaian terhadap jadwal uji coba semi pedestrian Malioboro.
Penulis: Yosef Leon Pinsker | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kalangan pengusaha mengapresiasi langkah pemerintah yang melakukan penyesuaian terhadap jadwal uji coba semi pedestrian Malioboro.
Mereka menyebut, perubahan jadwal tersebut langsung berdampak pada naiknya omzet.
"Dua hari uji coba dengan jadwal baru dan dengan perubahan waktu yang mengakomodasi tuntutan kami sebelumnya para pengusaha sudah merasakan kenaikan omzet berangsur normal," ucap Koordinator PPMAY Karyanto Yudomulyono, Sabtu (14/11/2020).

Dia menyatakan, awal uji coba Malioboro semi pedestrian pada Selasa (3/11/2020) lalu yang melakukan penutupan arus kendaraan bermotor sehari penuh hingga berjalan 3 hari membuat omzet bisnis 220 anggota PPMAY terpuruk drastis.
Baca juga: UPDATE Covid-19 Bantul : Enam Warga di Parangtritis Positif Covid-19
Baca juga: Disperindag DIY Optimis Pertumbuhan Ekspor Tetap Bergerak Stabil Hingga Akhir Tahun
Baca juga: Peningkatan Curah Hujan Hingga 30 Persen, Gunung Merapi Siaga Ancaman Banjir Lahar Dingin
Saat itu pengusaha mengklaim bahwa omzet hanya tinggal tersisa 20 persen saja (atau turun drastis 80 persen) bahkan terdapat pengusaha yang benar-benar merasakan tidak ada pembeli sama sekali.
Hingga kemudian pihaknya melakukan Sowan Bareng dan mendapat respon yang baik dari pemerintah.

"Kami berterimakasih aspirasi kami didengar dan ditindaklanjuti," ujarnya.
Karyanto berharap, pemerintah tetap membuka diri terhadap masukan warga dari pemberlakuan uji coba Malioboro semi pedestrian yang masih akan berjalan hingga 15 November 2020 nanti.
Baca juga: Viral Komunitas Mobil yang Bunyikan Sirene Saat Konvoi di Kaki Gunung Merapi, Minta Maaf ke Warga
Baca juga: UPDATE Kondisi Gunung Merapi, BPPTKG Sebut Intensitas Kegempaan Minggu Ini Meningkat
Baca juga: Pemda DIY Gelar Pameran Virtual Jogja Premium Export, Upaya Tingkatkan Peluang Bisnis Saat Pandemi
"Sebagai ikon wisata Yogya, Malioboro dikenal sebagai pusat bisnis. Belum ke Yogya kalau belum jalan-jalan di Malioboro, parkir dengan akses yang lancar di Malioboro sangat penting," ujarnya.
Sebelumnya, Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji, menyatakan setelah dilakukan rapat dan evaluasi terhadap kebijakan Malioboro semi pedestrian pihaknya menerapkan jadwal baru atas kebijakan tersebut.

"Jadi sementara ini, nanti Malioboro itu uji coba berikutnya kan sampai tanggal 15 November terus evaluasi lagi. Sehingga Malioboro itu ditutup dari jam 18.00 WIB sampai jam 21.00 WIB," kata Aji. (jsf)