Breaking News:

Viral Komunitas Mobil yang Bunyikan Sirene Saat Konvoi di Kaki Gunung Merapi, Minta Maaf ke Warga

Video konvoi komunitas mobil dengan membunyikan sirene pada kawasan kaki Gunung Merapi viral di media sosial.

Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Kurniatul Hidayah
KOMPAS.com/LABIB ZAMANI
Gunung Merapi terlihat dari Dukuh Stabelan, Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (10/11/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Video konvoi komunitas mobil dengan membunyikan sirene pada kawasan kaki Gunung Merapi viral di media sosial.

Ditengarai lokasi tersebut berada di wilayah Pakem, Sleman. 

Dalam video berdurasi 11 detik itu terlihat jejeran mobil melaju dengan kecepatan sedang dengan bunyi sirene.

Sejumlah warga juga tampak sampai berdiri di tengah jalan pertanda kesal. 

Kapolsek Pakem, AKP Chandra Lulus membenarkan peristiwa tersebut terjadi di wilayah Pakem.

Konvoi itu disebut dia melaju dari Jalan Kaliurang menuju arah utara. 

Baca juga: UPDATE Kondisi Gunung Merapi, BPPTKG Sebut Intensitas Kegempaan Minggu Ini Meningkat 

Baca juga: Pemda DIY Gelar Pameran Virtual Jogja Premium Export, Upaya Tingkatkan Peluang Bisnis Saat Pandemi

Baca juga: BPBD DIY : Hidupkan UMKM dengan Pengadaan Tempat Cuci Tangan di Banyak Tempat

"Memang betul, tadi ada konvoi yang melintasi Jalan Kaliurang ke utara," kata AKP Chandra saat dikonfirmasi Sabtu (14/11/2020). 

Dia menjelaskan, rombongan tersebut merupakan komunitas Toyota Indonesia yang hendak melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan memberikan bantuan sosial kepada warga di barak pengungsi. 

"Tujuan mereka mau melakukan giat bakti sosial dengan memberikan santunan kepada warga di barak pengungsian Glagah Harjo Cangkringan," jelas dia. 

Saat itu dijelaskan Kapolsek, warga memang tidak berkenan dengan tindakan komunitas yang melintas dengan membunyikan sirene di sekitar lokasi tersebut. 

Baca juga: Hasil MotoGP Valencia: Franco Melesat di FP3, Joan Mir Bangkit, Quartararo Valentino Rossi Terpuruk

Baca juga: AC MILAN Capai Kesepakatan dengan Bintang RB Salzburg Pengganti Calhanoglu?

Baca juga: Disperindag DIY Gelar Pasar Murah di Bantul dan Gunungkidul, 5.000 Paket Sembako Harga Ekonomis

"Intinya ketika komunitas melintas menggunakan sirene dan warga tidak berkenan, namun dari pospol Kaliurang sudah menetralisir situasi," jelas dia.  

Situasi tersebut dikatakan Kapolsek  berakhir dengan mediasi antar kedua belah pihak dan tidak berbuntut panjang. 

Komunitas akhirnya mengakui kesalahan dan meminta maaf kepada warga setempat atas kejadian tersebut. 

"Akhirnya dari pihak komunitas meminta maaf kepada warga dan selanjutnya kegiatan baksos kembali berjalan," ujarnya. 

"Sebenarnya hanya kurang pemahaman saja, namun sudah diklarifikasi dan mereka sudah minta maaf kepada warga," pungkas Kapolsek. (Jsf)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved