Disperindag DIY Gelar Pasar Murah di Bantul dan Gunungkidul, 5.000 Paket Sembako Harga Ekonomis
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY Ir Aris Riyanta MSi seperti tahun–tahun sebelumnya, Pasar Murah menjelang HBKN
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Satker Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah Istimewa Yogyakarta dalam rangka menyosong Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Tahun 2020 kembali menggelar Pasar Murah.
Kegiatan tersebut digelar bekerjasama dengan Dinas Perdagangan Kabupaten Bantul juga dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gunungkidul.
Pasar Murah menjelang HBKN ini diselenggarakan sebanyak lima kali, yakni pada 10 dan 20 November 2020 di Kabupaten Bantul dan 16, 17, 19 November 2020 di Kabupaten Gunungkidul.
Baca juga: Dari Es Krim Hingga Erupsi Gunung Merapi, Seniman Muda Gary Hadameon Pamerkan 67 Karya
Baca juga: Forpi Kota Yogyakarta : Pengerjaan Proyek Tugu Pal Putih Harus Diawasi
Baca juga: MOTOGP Valencia - Tim Yamaha Merana di Hari Pertama, Rossi: Motor Tua Franco Malah Lebih Cepat
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY Ir Aris Riyanta MSi seperti tahun–tahun sebelumnya, Pasar Murah menjelang HBKN yang digelar pihaknya melibatkan beberapa instansi lainnya.
Di antaranya yakni Dinas yang membidangi Perdagangan Kabupaten Bantul dan Gunungkidul, Bulog, dan Distributor dan UKM setempat.
Aris Riyanta menjelaskan Pasar Murah menjelang HBKN menyasar masyarakat luas.
Pelaksanaan kegiatan tersebut memiliki tiga tujuan.
Mulai dari upaya memenuhi kebutuhan masyarakat, sebagai salah satu cara untuk membantu memulihkan perekonomian yang terkena dampak pandemi Covid-19 dan juga menjadi ajang promosi UKM setempat.
Baca juga: BNPB Perhitungkan 3 Ancaman Bahaya Selain Erupsi Gunung Merapi, Berikut Penjelasannya
Baca juga: Kisah Warga di Perbatasan yang Terdampak Lockdown di Malaysia, Beli Elpiji 14 KG Seharga Rp1,5 Juta
Baca juga: Resep Menurunkan Kadar Kolesterol dari dr Zaidul Akbar, Penulis Jurus Sehat Rasulullah
"Ada tiga tujuan pelaksanaan Pasar Murah menjelang HBKN kali ini, yaitu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat dengan harga yang terjangkau, membantu meringankan beban masyarakat yang saat ini terkena pandemi Covid-19 serta sebagai sarana memperkenalkan produk Usaha Kecil Menengah, Retail dan Distributor," jelasnya.
Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag DIY Yanto Aprianto menambahkan total paket sembako dijual dengan harga yang terjangkau dalam Pasar Murah tersebut sebanyak 5.000 paket.
Adapun paket sembako dijual murah kepada masyarakat berisi 1 kilogram tepung terigu, 1 kilogram gula pasir, 2 liter minyak goreng kemasan, dan 1 kilogram telur.
Masyarakat yang ingin mendapatkan paket sembako murah tersebut, cukup menebusnya dengan harga Rp 64.500 per paket.
Selain paket Pasar Murah, beberapa UKM juga akan melakukan penjualan langsung di stand masing masing dengan produk yang berkualitas. (*)