Forpi Kota Yogyakarta : Pengerjaan Proyek Tugu Pal Putih Harus Diawasi
Forum pemantau independen (Forpi) Kota Yogyakarta meminta Pemerintah Kota Yogya untuk mengawasi proyek pengerjaan galian dan pemasangan ubin
Penulis: Yosef Leon Pinsker | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Forum pemantau independen (Forpi) Kota Yogyakarta meminta Pemerintah Kota Yogya untuk mengawasi proyek pengerjaan galian dan pemasangan ubin di Jalan Sudirman hingga kawasan Tugu Pal Putih.
Sebab di sekitar kawasan pedestrian tersebut sering terjadi kecelakaan lalu lintas.
Koordinator Forpi Kota Yogyakarta Baharudin Kamba menjelaskan, tak jarang kabel listrik yang terkelupas dibiarkan begitu saja.
Selain itu, di sekitar proyek juga disebut tidak terdapat papan seng pengaman untuk menutup galian sedalam 3 meter.
Ketika hujan deras, lubang galian tersebut akan terlihat rata dengan jalan raya sehingga cukup membahayakan bagi pengendara motor.
Baca juga: BNPB Perhitungkan 3 Ancaman Bahaya Selain Erupsi Gunung Merapi, Berikut Penjelasannya
Baca juga: Kisah Warga di Perbatasan yang Terdampak Lockdown di Malaysia, Beli Elpiji 14 KG Seharga Rp1,5 Juta
Baca juga: Resep Menurunkan Kadar Kolesterol dari dr Zaidul Akbar, Penulis Jurus Sehat Rasulullah
“Sayangnya meski sudah dilakukan rekayasa lalu lintas di sekitar simpang tugu pal putih ini, tidak ada petugas yang mengatur lalu lintas meski saat kondisi ramai, sehingga sering terjadi kemacetan,” ujarnya, Sabtu (14/11/2020).
Pihaknya akan merekomendasikan kepada Pemerintah Kota Yogya agar mengoptimalkan pengaturan lalu lintas dan pengawasan terhadap pengerjaan proyek oleh pihak pelaksana.
Tujuannya agar tidak mengabaikan keselamatan pekerja dan konstruksi bangunan.
Kepala Bidang Binamarga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Yogyakarta, Umi Akhsanti mengapresiasi masukan yang diberikan oleh Forpi tersebut.
Ke depan disebut dia, pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait agar sejumlah persoalan terkait dengan pengerjaan proyek dapat diatasi.
Di sisi lain, Umi menjelaskan bahwa proses pengerjaan proyek penataan Simpang Tugu Pal Putih telah rampung sekitar 60 persen dan saat ini masuk ke dalam pemasangan batu andesit.
Baca juga: Lewat PR Talk, Humas UII Ajak Mahasiswa Supaya Piawai Menulis Berita
Baca juga: Satgas Covid-19 Serahkan 20 Ribu Masker untuk Acara Pernikahan Putri Rizieq Shihab
Baca juga: Masih Situasi Pandemi, Kapolri Ingatkan Protokol Kesehatan Jauhi Kerumunan
Batu andesit yang dipasang untuk menghias pelataran Tugu sama persis dengan yang terpasang di kawasan Titik Nol Kilometer.
“Batu andesit yang dipasang sama dengan yang ada di Titik Nol, dari bentuk dan polanya mirip. Karena memang dari awal disamakan semuanya,” ujarnya.
Pengerjaan proyek yang berada dalam pengawasan Pemerintah Kota Yogyakarta ini, dikerjakan secara bertahap, sehingga tidak menutup lalu lintas secara total.
“Sekarang pengerjaan fokus pada bagian sisi selatan, tapi sisi lainnya juga mulai dipasang. Pengerjaan mulai dari pemasangan andesit hingga pemotongan batu agar mengikuti alur pola melingkarnya,” jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/penataan-tugu-1.jpg)