Titik Terang soal Status Stadion Mandala Krida, Ini Penjelasan Wali Kota Yogyakarta
Hasto Wardoyo menyebut akar masalah yang selama ini mengunci Stadion Mandala Krida dari proses renovasi fisik akhirnya mulai terurai.
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Muhammad Fatoni
Ringkasan Berita:
- Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menyebut ada titik terang terkait peluang PSIM Yogyakarta kembali berkandang di Stadion Mandala Krida
- Setelah tersandung kasus rasuah, status bangunan Stadion Mandala Krida tak lagi menjadi barang bukti sitaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
- Satu di antara syarat mutlak agar Mandala Krida lolos verifikasi sebagai homebase di kasta tertinggi sepak bola Indonesia adalah kelayakan lampu stadion.
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Keinginan suporter PSIM Yogyakarta untuk menyaksikan tim kebanggaannya kembali berlaga Stadion Mandala Krida perlahan menemukan titik terang.
Sinyal positif pun dilemparkan langsung oleh Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, saat dijumpai di sela laga PSIM Yogyakarta kontra Madura United di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Minggu (17/5/2026) malam.
Dalam kesempatan tersebut, ia menyatakan, akar masalah yang selama ini mengunci Stadion Mandala Krida dari proses renovasi fisik akhirnya mulai terurai.
Hasto mengungkapkan, setelah tersandung kasus rasuah, status bangunan stadion kini tak lagi menjadi barang bukti sitaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Saya mendapat kabar baik bahwa proses yang terkait dengan masalah hukum untuk fisik, informasinya sudah ada titik terang. Sehingga harapan saya bisa lebih dipercepat pembangunan sarana itu," ujarnya.
Saat dipertegas mengenai titik terang yang dimaksud, mantan Bupati Kulon Progo tersebut menjelaskan bahwa pemerintah daerah sudah memiliki keleluasaan untuk menyentuh fisik stadion.
Dengan begitu, beberapa fasilitas penunjang untuk memenuhi syarat Stadion Mandala Krida sebagai venue Super League otomatis dapat dikejar.
"Kalau dulu kan gedung atau bangunan itu masih menjadi bahan barang bukti bagi KPK yang tidak boleh diubah-ubah, ya. Kalau sekarang saya dengar sudah bisa dilakukan, katakanlah seperti rekonstruksi atau mungkin perbaikan di sana-sini karena sudah tidak disita sebagai barang bukti," imbuhnya.
Syarat Lolos Verifikasi
Satu di antara syarat mutlak agar Mandala Krida lolos verifikasi sebagai homebase di kasta tertinggi sepak bola Indonesia adalah kelayakan lampu stadion.
Menyadari hal tersebut, ia berkomitmen memprioritaskan pengadaan lampu, dengan catatan dibuat terpisah dari struktur utama gedung guna menghindari hambatan administratif.
"Jadi, kalau seandainya lampu itu bisa terpisah dengan gedung, saya akan berusaha untuk bagaimana lampu bisa diwujudkan, yang tidak harus bersentuhan dengan bangunan," tegasnya.
Baca juga: PSIM Yogyakarta Bungkam Madura United di Laga Kandang Terakhir, Van Gastel: Kami Layak Menang
Jika urusan lampu rampung, Hasto optimis PSIM bisa segera pulang Stadion Mandala Krida, meskipun dengan sejumlah catatan teknis yang wajib dipatuhi.
Salah satunya, terkait pembatasan kapasitas penonton, yang disebutnya tidak akan menjadi persoalan besar bagi atmosfer dukungan suporter.
"Ya kalau ada lampu kan bisa main (di Mandala Krida), meskipun kapasitasnya tentu terbatas, ya. Harap maklum. Saya kira masih mampu, wong di sini (SSA) juga mainnya (kapasitas penonton maksimal) nggak bisa lebih 10 ribu," katanya.
Dukung PSIM Kembali ke Mandala Krida
| Madura United Soroti Tambahan Waktu Cuma 4 Menit saat Kalah 2-1 dari PSIM Yogyakarta |
|
|---|
| PSIM Yogyakarta Bungkam Madura United di Laga Kandang Terakhir, Van Gastel: Kami Layak Menang |
|
|---|
| PSIM Yogyakarta Tutup Laga Kandang Musim Ini dengan Kemenangan, M Iqbal Cetak Gol Salto |
|
|---|
| PSIM Yogyakarta Unggul 2-0 Atas Madura United di Babak Pertama, Vidal dan Iqbal jadi Pembeda |
|
|---|
| Susunan Pemain PSIM Yogyakarta vs Madura United: Haljeta Kembali Jadi Cadangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/20261805-Liana-Tasno-bentangkan-banner-soal-Stadion-Mandala-Krida.jpg)