TOPIK
Misteri Api di Rumah Warga Sleman
-
Tim PKPE UGM mematahkan dugaan adanya self-ignition atau pembakaran spontan akibat faktor alam.
-
Tim UGM menyatakan meski ada temuan kandungan gas maupun material resin mudah terbakar, tidak ada fenomena alami penyebab munculnya api.
-
Kesimpulannya tidak ada faktor geologi maupun fenomena alam secara alami yang memicu terjadinya kebakaran berulang tersebut.
-
BPBD Sleman menyebut, berdasarkan hasil penelitian ahli, rentetan kebakaran berulang tersebut tidak berkaitan dengan aktivitas gas alam
-
Merespons temuan tersebut, BPBD Sleman memilih untuk tidak terburu-buru mengambil kesimpulan akhir.
-
Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Bambang Kuntoro, mengatakan pihaknya akan mengikuti rekomendasi dari para akademisi.
-
FT UGM merilis hasil penelitian terbaru terkait fenomena kemunculan api misterius di rumah Agusyani, di Seyegan, Sleman.
-
Penetapan status tanggap darurat khusus masih harus menunggu hasil kajian ilmiah menyeluruh dari para ahli.
-
Tim peneliti UGM kini menaruh perhatian besar pada dugaan keterlibatan gas fosfin (PH3) dalam fenomena kebakaran misterius
-
Pihak keluarga korban ingin melengkapi upaya yang telah dilakukan ini dengan ikhtiar batin melalui doa bersama.
-
Peninjauan kembali tim UGM di rumah Agusyani di Seyegan ini untuk mengukur kepastian kandungan gas fosfin secara akurat menggunakan alat khusus
-
Terpal yang berada di belakang ruko, sebelah utara rumah Agusyani di Seyegan, tiba-tiba dilalap api pukul 19.20 WIB, Selasa (9/6/2026) malam.
-
Fenomena kebakaran berulang di rumah Agusyani, Dusun Kasuran, Margomulyo, Seyegan, Sleman, masih menjadi teka-teki besar
-
Tim UGM melakukan geolistrik spasi pendek yang dipusatkan di sekitar rumah Agusyani dengan tujuan mengejar variasi yang lebih detail.
-
Cairan air kapur disuntikkan ke dalam tanah untuk mematikan bakteri yang diduga menjadi penyebab penghasil gas pemicu api di rumah warga Seyegan
-
Api muncul membakar handuk milik Laila Putri Rahma Dewi, tetangga sebelah utara rumah Agusyani di Seyegan, Selasa (9/6/2026) siang.
-
Hasil rekaman kamera pengintai ini diharapkan dapat menjadi bahan ilmiah untuk mengungkap awal mula kemunculan 'teror api'
-
Keluarga korban terdampak kini berada dalam kondisi cukup memprihatinkan, baik secara psikologis maupun finansial.
-
BRIN mulai turun ke lokasi setelah rentetan kebakaran secara acak tersebut tak kunjung berhenti selama lebih dari dua pekan terakhir di Seyegan
-
Tim DTGL Fakultas Teknik UGM yang diterjunkan ke lokasi berhasil mendeteksi adanya retakan di bawah tanah menggunakan teknologi georadar
-
Tercatat hanya tiga titik api muncul. Pukul 01.45, celana olahraga hitam di kamar belakang terbakar. Disusul pukul 03.16, baju di depan kamar mandi
-
Berselang satu jam lebih sepuluh menit kemudian, kobaran api membakar tumpukan kayu di halaman belakang.
-
Total ada 110 kejadian objek terbakar dalam 16 hari fenomena alam langka yang melanda rumah Agus Yani dan sekitarnya di Seyegan, Sleman.
-
Teror api misterius di rumah warga Seyegan Sleman kembali menyala dua kali dan menghanguskan celana serta baju yang ada di depan kamar mandi.
-
Hingga Jumat (5/6/2026) atau tepat 14 hari setelah kejadian kebakaran pertama pada 23 Mei lalu, sudah ada 105 titik api yang muncul.
-
Laila yang semula tidak percaya kini merasa takut dan mulai mengemas barang-barangnya karena khawatir kebakaran kembali terjadi.
-
Kini, tepat dua pekan munculnya api di rumah Agusyani, titik api itu benar-benar muncul di belakang rumah kontrakan Laila.
-
Tim ahli lintas sektor membahas kondisi, hasil pengamatan, dan upaya penanganan teror api di rumah Agus Yani di Seyegan.
-
Sejak pertama terjadi pada Sabtu (23/5/2026) dini hari, hingga kini fenomena alam langka di Seyegan Sleman ini sudah memasuki hari ketiga belas.
-
Pemulihan kelayakan tempat tinggal dan pendampingan ekonomi perlu diprioritaskan dalam penanganan fenomena teror api di Seyegan.