TOPIK
Serial Masjid Bersejarah
-
Masjid ini berdiri tanpa tiang penyangga. Masjid Tawangsari dibangun dengan mengadopsi model Meru.
-
Konon, lokasi masjid berpindah beberapa kali secara ajaib sebelum menempati lokasi saat ini.
-
Masjid Pajimatan Imogiri Bantul terlihat sederhana. Nyaris tak ada ornamen mewah. Ukuran masjid, hanya sekitar 10x10 meter persegi.
-
Perjuangan beliau, dimulai dari sebuah langgar sederhana di sudut Kampung Kauman, Yogyakarta.
-
KH Ahmad Nur Shodiq, mengatakan keberadaan Langgar Agung berawal ketika pecah perang yang dipimpin oleh Pangeran Diponegoro melawan Belanda.
-
Masjid Jami' Al Munawwir menjadi pusat peribadatan dan sosial kemasyarakatan berbasis pondok pesantren.
-
Masjid Perak sendiri merupakan masjid pertama yang berdiri setelah Masjid Kotagede Mataram.
-
Padahal, biasanya, bangunan-bangunan berkonsep Jawa disangga oleh sedikitnya empat saka guru.
-
Bangunan megah berusia ratusan tahun itu merupakan salah satu ikon wisata religi yang terdapat di Yogyakarta.
-
Meski terbilang masjid kuno, nuansa megah langsung terasa ketika baru memasuki pintu gapura yang berada tepat di depan masjid
-
Masjid gagah dan kokoh ini erat kaitannya dengan sejarah perkembangan Islam di Yogyakarta.
-
Usia dari kedua masjid dan pemakaman diperkirakan tak jauh berbeda, dibangun pada Abad 16 Masehi
-
Melihat arsitektur bangunan masjid ini tak lepas dari gaya bangunan Puro Pakualaman.
-
Bangunan yang masuk dalam kategori cagar budaya ini mulai dibangun pada tahun 1724.
-
Nama tersebut diambil karena cita-cita Kyai Nur Iman untuk mengembangkan ajaran Islam sejak masih muda.
-
Sebuah masjid berukuran 12x11 berdiri megah di samping Museum dan Petilasan Mbah Maridjan
-
Sebelum menginjak di anak tangga pertama, pilar bersudut 8 akan menyambut umat Islam yang akan beribadah di masjid itu.
-
Saat itu, Danuningrat I membangun rumah bupati dan sebuah masjid di utara Alun-Alun Kota Magelang.
-
Keberadaan Masjid Taqwa di Wonokromo, Pleret, Bantul tak bisa dilepaskan dari Keraton Yogyakarta.
-
Lambang Pura Pakualaman terpampang besar di atas teras pintu masuk masjid tersebut.
-
Berdirinya semasa dengan penguburan Pangeran Pekik dari Surabaya, yang dikebumikan di Makam Banyusumurup.
-
Umurnya nyaris 5,5 abad sejak didirikan tokoh syiar Islam di Wijirejo dan sekitarnya, Panembahan Bodho.
-
Papan tulisan cagar budaya tampak terpampang di depan pagar bangunan yang sudah dibangun ratusan tahun yang lalu tersebut.
-
Masjid yang kini juga menjadi salah satu destinasi wisata religi ini memiliki sejarah sangat penting
-
Ditemui Tribun Jogja, Warisman, salah satu Takmir Masjid Gede Mataram Kotagede berbagi cerita soal sejarah masjid ini.