Aktor Cha Eun-woo Terseret Kasus Penghindaran Pajak Sebesar 20 Miliar Won
Penggemar dikejutkan dengan berita yang tidak baik dari aktor Cha Eun-woo terkait dugaan penggelapan pajak
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Ringkasan Berita:
- Cha Eun-woo diselidiki NTS Korea atas dugaan penggelapan pajak terkait perusahaan manajemen milik ibunya (Corporation A), hasil audit sebelum wajib militernya Juli 2025.
- NTS menilai Corporation A sebagai “paper company” yang diduga digunakan untuk mengalihkan pendapatan agar pajak lebih rendah, tuduhan ini dibantah oleh pihak keluarga dan agensi.
- Fantagio dan Corporation A menegaskan belum ada keputusan resmi, kasus masih dalam tahap peninjauan hukum, dan belum terbukti Cha Eun-woo bersalah.
TRIBUNJOGJA.COM - Aktor Cha Eun-woo sedang diselidiki oleh layanan pajak nasional Korea (National Tax Service / NTS) atas dugaan penggelapan pajak.
Dengan adanya pernyataan tersebut, pihak agensi yang menaungi Cha Eun-woo membantah tuduhan tersebut, dan menyatakan bahwa perusahaan yang didirikan oleh ibu Cha Eun-woo adalah perusahaan manajemen yang sah untuk melindungi aktivitas hiburan sang artis.
Dilansir dari newsen, kyunghang, dan beberapa media Korea Selatan pemberitahuan tersebut muncul dari audit pajak yang dilakukan sebelum Cha Eun-woo melaksanakan wajib militer pada bulan Juli 2025. Saat ini pihak agensi sedang meninjau pra-penilaian yang diajukan untuk menggugat keputusan NTS.
Awal mula tuduhan mengarah pada agensi satu orang milik Cha Eun-woo yang disebut sebagai Corporation A, yang menuntut otoritas pajak digunakan untuk meminimalkan pajak penghasilan.
Pola tuduhan ini mirip dengan beberapa kasus yang baru-baru ini menimpa seleberitas lain, di mana meskipun sudah berada di agensi besar, seleberitas atau keluarganya mendirikan agensi terpisah, kemudian membuat kontrak layanan dengan agensi utama, sehingga pendapatan dialihkan ke perusahaan tersebut untuk mendapatkan beban pajak yang lebih rendah.
Menurut laporan Divisi investigasi 4 Kantor Pajak Regional Seoul melakukan penyelidikan terhadap Cha Eun-woo. Penyelidikan juga melibatkan Ms.Choi (ibu dari Cha Eun-woo) yang mendirikan Corporation A dan membuat kontrak layanan dengan Fantagio untuk mendukung kegiatan putranya.
Dengan data laporan tersebut, berarti pendapatan Cha Eun-woo selama ini dibagi antara Fantagio, Agensi Corporation A milik ibunya, dan agensi utama yang menaungi Cha Eun-woo.
NTS menyimpulkan bahwa perusahaan tersebut pada dasarnya adalah Paper Company perusahaan kertas, perusahaan yang secara formal ada, tetapi menyediakan layanan yang tidak nyata. Karena itu NTS menilai perusahaan tersebut digunakan untuk menurunkan pajak Cha Eun-woo.
Dengan premis tersebut Cha Eun-woo mendapatkan tarif pajak dari penghasilannya mencapai 45 persen, dengan mengalihkan pendapatan ke perusahaan yang tarif pajak korporasinya lebih rendah sekitar 20 poin presentase.
Corporation A membantah tuduhan tersebut dengan menyatakan "Ada kekhawatiran besar mengenai stabilitas kegiatan hiburannya karena CEO Fantagio beberapa kali berganti, sehingga untuk hal tersebut Ms.Choi menjalankan bisnis manajemen"
Dalam pernyataan lain Corporation A menerangkan "Corporation A adalah perusahaan yang secara resmi terdaftar sebagai bisnis perencanaan budaya dan seni populer"
Dilain sisi, Fantagio juga merilis pernyataan "Isu utama dalam investigasi Pajak Cha Eun-woo adalah apakah perusahaan yang didirikan ibunya benar-benar memenuhi syarat sebagai entitas yang dikenai pajak sebstansi", "Hal ini belum ditetapkan atau diberitahukan secara resmi, kami akan memberikan penjelasan sesuai prosedur hukum terkait perbedaan penafsiran dan penerapan hukum"
Sampai saat ini belum ada penyataan yang membenarkan bahwa aktor Cha Eun-woo benar-benar terlibat dalam kasus penggelapan pajak tersebut. Mengingat status sang aktor yang saat ini masih menjalani wajib militer dengan jadwal yang baru akan selesai pada 27 Januari 2027 nanti. (MG/Nurul Zakiyyah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/nunu2.jpg)