Serial Masjid Bersejarah

Masjid Gedhe Kauman Miliki Serambi yang Ditopang 56 Tiang

Bangunan megah berusia ratusan tahun itu merupakan salah satu ikon wisata religi yang terdapat di Yogyakarta.

TRIBUNJOGJA.COM - Masjid itu berada tak jauh dari Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Tidak sedikit wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta sengaja memilih masjid tersebut untuk melaksanakan salat.

Dikenal dengan nama Masjid Gedhe Kauman, Yogyakarta. Jelas, nama itu tentu sudah tidak asing lagi bagi masyarakat luas.

Terang saja, bangunan megah berusia ratusan tahun itu merupakan salah satu ikon wisata religi yang terdapat di Yogyakarta.

Berlokasi di sisi Alun-alun Utara Kota Yogyakarta, Masjid Gedhe Kauman berjarak tidak jauh dengan Keraton Kasultanan Ngayogyakarta, atau tepatnya di Kampung Kauman, yang dikenal sebagai tempat lahirnya organisasi kemasyarakatan Muhammadiyah.

Adalah raja pertama Kasultanan Ngayogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono I, yang menginisiasi pembangunan masjid tersebut, bersama penghulu Keraton pertama, Kyai Faqih Ibrahim Diponingrat, pada kisaran tahun 1773.

Menilik sejarah panjangnya, Masjid Gedhe Kauman bisa dibilang memiliki kisah yang berliku. Bagaimana tidak, masjid dengan arsitektur bangunan khas Jawa itu, sempat rusak akibat gempa bumi dahsyat yang melanda Yogyakarta pada 1867 silam.

Berdasar data sejarah yang dihimpun, gempa bumi terjadi pada Senin Wage, tanggal 7 Safar 1284 H, sekitar pukul 05.00 WIB. Akibatnya, bangunan gapura, atau pintu gerbang utama, serta serambi masjid luluh lantak dan rata dengan tanah.

Bagaimana kisah selanjutnya? Baca di Tribun Jogja edisi Senin, 4 Juni 2018

Penulis: aka
Editor: ribut raharjo
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved