Gerbang Tol Jogja-Solo di Trihanggo Sleman Bakal Dihiasi Siluet Candi Ratu Boko 

Desain gerbang tol Jogja-Solodi kawasan Trihanggo Sleman akan dibuat menyerupai candi dengan siluet Candi Boko

Tayang:
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/dok. Istimewa
JALAN TOL - Penampakan main road Jalan Tol Jogja-Solo paket 2.2 yang membujur dari Trihanggo hingga Tirtoadi, Sleman. 

Ringkasan Berita:
  • Pintu keluar-masuk tol di kawasan Trihanggo Sleman bakal dibuat megah berdiri dengan desain arsitektur yang mengadopsi siluet Candi Ratu Boko.
  • Gerbang berdesain cagar budaya ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana infrastruktur, melainkan juga menjadi penanda visual yang estetik bagi pengendara
  • Penyelesaian struktur di beberapa titik penting di ringroad Trihanggo dengan kontruksi layang dan di bagian struktur at grade yang membujur ke arah Tlogoadi hingga Tirtoadi terus digenjot
 

 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN- Proyek pembangunan Jalan Tol Jogja-Solo Paket 2.2 yang membentang dari Tirtoadi hingga Trihanggo, Sleman, bakal menghadirkan ikon baru di wilayah Bumi Sembada.

Nantinya, pintu keluar-masuk atau ramp on/ramp off yang terletak di kawasan Trihanggo bakal dibuat megah berdiri dengan desain arsitektur yang mengadopsi siluet Candi Ratu Boko.

Pejabat Humas PT Adhikarya yang membangun Jalan Tol Jogja-Solo paket 2.2, Agung Murhandjanto, mengatakan pekerjaan struktur untuk gerbang tol ikonik ini sudah mulai berjalan di lapangan. 

"Nanti akan ada ikon baru di ramp on dan ramp out Trihanggo. (Desain gerbangnya) menyerupai candi dengan siluet Candi Boko. Betul (ada gapura di bagian tengah, lengkap dengan sayap di sisi kiri dan kanannya)," ujar Agung, Rabu (20/5/2026). 

Saat ini, pembangunan fisik gerbang tol tersebut masuk dalam tahap pengerjaan fondasi serta kolom-kolom struktur.

Kehadiran gerbang berdesain cagar budaya ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana infrastruktur semata, melainkan juga menjadi penanda visual yang estetik bagi pengendara yang memasuki wilayah kota pelajar.

Soal kontruksi, menurut Agung, secara keseluruhan, progres konstruksi jalan tol sepanjang 3,2 kilometer yang mengombinasikan desain at grade dan elevated (layang) ini telah menyentuh 82 persen.

Pihaknya kini sedang menggenjot penyelesaian struktur di beberapa titik penting yaitu di ringroad Trihanggo dengan kontruksi layang dan di bagian struktur at grade yang membujur ke arah Tlogoadi hingga Tirtoadi. 

"Kalau yang at grade, di main road untuk area timbunan dari Trihanggo, Tlogoadi sampai Tirtoadi sudah mencapai top level (lapisan teratas), tinggal proses rigid (pengerasan) di beberapa spot,"kata dia. 

Sementara untuk pekerjaan di kawasan Ring Road Trihanggo, tepat di sebelah timur perempatan Jalan Kronggahan, pihak pengembang tengah fokus pada erection girder di bagian tengah.

Pembebasan lahan yang telah rampung sebelum lebaran lalu kini langsung ditindaklanjuti dengan pembangunan struktur bawah seperti bore pile dan pile cap.

Baca juga: Hari Libur Kenaikan Yesus Kristus, Volume Kendaraan di Ruas Tol Solo-Yogyakarta Meningkat

 Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen Sudah Tersambung

Pembangunan Gerbang Tol di Trihanggo memegang peran strategis.

Titik ini akan menjadi pintu masuk dan keluar konektivitas utama yang menyambungkan jaringan Tol Jogja-Solo Paket 2.2 dengan Tol Jogja-Bawen Paket 1,ruas Sleman barat sepanjang 8,8 kilometer yang membentang dari Junction Sleman di Kelurahan Tirtoadi hingga Banyurejo dan Bligo, Jawa Tengah. 

Secara teknis, kendaraan dari arah selatan (Yogyakarta) bisa masuk melalui jalur ramp on Trihanggo untuk menuju ke arah Jawa Tengah.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved