Proyek Pembangunan PSEL Tertunda, Begini Tanggapan Sekda Bantul
Meskipun pembangunan proyek PSEL mundur dari jadwal semula, Pemkab Bantul memilih tidak ambil pusing.
Tayang:
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM/ Neti Istimewa Rukmana
Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul, Agus Budiraharja.
Jumlah sampah yang ada di Bumi Projotamansari masih tergolong stabil, namun tetap dibutuhkan pengolahan yang bijak.
Sebab, jika sampah tersebut tidak dikelola, maka bisa terjadi penumpukan sampah.
"Kita tetap harus mengupayakan pengolahan sampah menjadi lebih baik. Karena, membangun (PSEL) tidak serta merta. Pasti membutuhkan waktu. Nanti juga butuh prepare, butuh macam-macam. Jadi, kita bicara hari ini dulu lah, hari ini kita harus selesai dan tertangani," tandas dia. (*)
Baca Juga
| Kabar Proyek PSEL Piyungan, DLH: Daerah Lain Sudah Dikerjakan, Bantul Kok Belum |
|
|---|
| Proyek PSEL Piyungan Ditunda Pusat, Ini Respon Pemkab Bantul |
|
|---|
| Optimalkan TPST dan TPS3R, Pemkab Bantul Targetkan Kelola Sampah 100 Ton Per Hari pada 2027 |
|
|---|
| PSEL DIY Ditunda, Sleman Andalkan Pasukan P3S untuk Tangani Sampah di Desa |
|
|---|
| Gerakan 'Mas JOS' Diklaim Efektif Tekan Volume Sampah di Kota Yogyakarta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Sekda-Bantul-Agus-Budiraharja-Senin-332025.jpg)