Genjot PAD, Pemkab Bantul Hadirkan Inovasi Dashboard Pendapatan Real Time
BPKPAD Kabupaten Bantul terus berupaya mendukung percepatan TP2DD di Kabupaten Bantul.
Tayang:
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Joko Widiyarso
Tribun Jogja/Neti Istimewa Rukmana
PENGELOLAAN PAJAK - Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, sedang menjelaskan soal pengelolaan pajak daerah, di Banguntapan, Kabupaten Bantul, Rabu (29/4/2026).
"Jadi, seluruh pajak retribusi yang dikelola oleh pemerintah daerah, ini terus kita dorong transparansi, efisiensi, dan akuntabilitasnya. Semua orang bisa mengakses, melihat, menanyakan, dari mana dan untuk apa pajak retribusi sebagai PAD diperoleh dan dipergunakan," urainya.
Ia pun menyampaikan bahwa pajak yang dibayarkan masyarakat melalui Pemkab Bantul telah mendorong kinerja yang baik, dari sisi pembangunan bersifat fisik maupun non fisik.
"Bahkan, pajak tersebut turut diberikan untuk meningkatkan kesejahteraan para guru hingga masyarakat yang memiliki masalah kesejahteraan sosial melalui berbagai skema bantuan sosial yang ada," tandasnya.
Baca Juga
| Seri Perdana MILO ACTIV Indonesia Race 2026 Digelar, Bupati Bantul Apresiasi Kehadiran Ribuan Pelari |
|
|---|
| Sekda Bantul Sebut Kinerja ASN yang Jalankan WFH Sekali Seminggu Tetap Termonitor |
|
|---|
| Pemkab Bantul Akan Geser TPR Parangtritis, Paling Lambat Juli 2026 |
|
|---|
| Pemkab Bantul Belajar Pengelolaan Museum ke Kota Malang |
|
|---|
| Sleman Raup PAD Pariwisata Rp103 Miliar di Triwulan 1: Penerimaan Pajak Resto Naik, Hotel Turun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Bupati-Bantul-Abdul-Halim-Muslih-menjelaskan-soal-pengelolaan-pajak-daerah.jpg)