Pemuda Atambua Ditemukan Tewas di Kamar Kos Blimbingsari Sleman 

Warga Blimbingsari, Caturtunggal, Depok, Sleman digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria di dalam kamar indekos, Selasa

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Joko Widiyarso
Tribun Jogja/IST
EVAKUASI - Evakuasi jenazah korban yang ditemukan meninggal dunia di dalam kamar indekos di wilayah Blimbingsari, Caturtunggal, Depok, Kabupaten Sleman Selasa (28/4/2026).  
Ringkasan Berita:
  • Selasa (28/4/2026) pagi, warga Blimbingsari, Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria di dalam kamar indekos.
  • Dari keterangan, korban diketahui berinisial MYB (29), warga Atambua Selatan, Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT).
  • Menurut Kasihumas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, penemuan jenazah tersebut bermula dari kecurigaan penjaga indekos berinisial AP (51). 

 


TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Warga Blimbingsari, Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria di dalam kamar indekos, pada Selasa (28/4/2026) pagi.

Korban diketahui berinisial MYB (29), warga Atambua Selatan, Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kasihumas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro mengatakan, penemuan jenazah tersebut bermula dari kecurigaan penjaga indekos berinisial AP (51).

Sejak Senin (27/4) pagi sekira pukul 10.00 WIB, korban tidak terlihat keluar kamar. Karena merasa janggal, AP menceritakan hal tersebut kepada saudaranya, RW (58). 

"(Penjaga kos) bercerita jika ada salah satu penghuni kamar kos yang tidak kelihatan keluar kamar dan saat diketuk pintu kamar kosnya tidak ada respon dengan kondisi kamar kosnya terkunci,"terang Argo, Selasa. 

Pada Selasa pagi sekitar pukul 08.00 WIB, keduanya, AP dan RW, kembali mengecek dengan mengetuk kamar korban.

Karena tetap tidak ada jawaban, mereka kemudian melapor ke perangkat dusun setempat dan diteruskan ke Polsek Bulaksumur.

TKP diamankan 

Petugas Polsek Bulaksumur yang tiba di lokasi langsung mengamankan TKP dan berkoordinasi dengan Tim Inafis Polresta Sleman serta Puskesmas Depok 3 untuk melakukan identifikasi awal. 

Berdasarkan keterangan penjaga indekos, korban diketahui baru menempati kamar tersebut selama satu bulan dan tinggal sendirian. 

Adapun hasil pemeriksaan medis dari Puskesmas Depok 3 menunjukkan bahwa korban diperkirakan sudah meninggal dunia lebih dari 24 jam. 

"Hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun bekas penganiayaan pada tubuh korban," tambah Iptu Argo.

Untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut dan memastikan penyebab kematian, jenazah korban telah dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY.

Terkait kejadian ini, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak panik jika menemukan kejadian serupa. 

"Kami minta warga tidak langsung menyentuh jenazah, segera amankan lokasi, dan lapor polisi. Kami juga mengimbau agar tidak menyebarkan foto atau video jenazah ke media sosial yang dapat menimbulkan keresahan atau menghambat penyidikan," kata dia.

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved