JOGJA HARI INI : Saling Tantang Berujung Maut

Seorang pelajar berinisial AA (17) asal Ngampilan, Kota Yogyakarta meninggal dunia akibat diduga dianiaya dengan senjata tajam.

Tayang:
Penulis: HAS | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/Tribun Jogja
Grafis HL Tribun Jogja edisi Selasa 19 Mei 2026 

Ringkasan Berita:
  • Pelajar berinisial AA (17) meninggal akibat luka sayatan senjata tajam setelah terlibat aksi saling tantang dan kejar-kejaran antara dua geng pelajar di Jalan Yos Sudarso, Yogyakarta.
  • Polisi menegaskan kasus ini adalah kejahatan jalanan, bukan klitih. Saat ini, polisi telah memeriksa 5 saksi dan sedang mendalami rekaman CCTV.
  • Merespons kejadian ini, Pemkot Yogyakarta akan melakukan skrining kesehatan mental pada siswa SMP sebagai langkah deteksi dini guna memutus mata rantai kekerasan.

 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA  - Kasus kekerasan jalanan oleh kelompok atau geng masih menodai Yogyakarta. Seorang pelajar berinisial AA (17) asal Ngampilan, Kota Yogyakarta meninggal dunia akibat diduga dianiaya dengan senjata tajam.

Sebagaimana diketahui, dugaan penganiayaan itu terjadi di Jalan Yos Sudarso, tepatnya di depan SMA 3 Yogyakarta, Jalan Yos Sudarso, Kotabaru, Kemantren Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Minggu (17/5/2026) dini hari.

Polisi menegaskan, peristiwa itu bukanlah aksi klitih, melainkan bermula saling tantang antara dua geng pelajar. 

“Jadi itu bukan klitih, itu diawali dengan tantang-tantangan dua geng. Sehingga kejadian di hari itu ada yang meninggal. Sementara anggota kita masih terus bekerja di lapangan mulai dari minggu sampai tadi malam juga,” ujar Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Eva Guna Pandia, saat ditemui di Polresta Yogyakarta, Senin (18/5/2026).

Eva menyampaikan salah satu saksi yang ada saat kejadian sudah diamankan dan dimintai keterangan.

Dia menjelaskan korban berinisial AA mengalami luka sayatan pada bagian dada dan beberapa bagian tubuh lainnya akibat senjata tajam.

Sementara saksi yang telah diperiksa penyidik hingga saat ini masih berjumlah lima orang.

“Ini anggota masih bekerja, nanti kalau sudah ada (tersangka) kami beritahu. Saksi ada lima orang,” ujarnya. 

Adapun, korban mengalami luka tusuk di bagian dada usai diduga dikejar dan diserang sekelompok pelaku bersenjata tajam.

Kronologinya dimulai pada Minggu (17/5/2026) sekitar jam 03.30 WIB korban dan saksi berboncengan sepeda motor.

Saat itu saksi di depan mengendarai motor, sementara korban duduk di belakang. 

Pada saat korban dan saksi melewati jalan Magelang, Kota Yogyakarta, korban dan saksi dikejar oleh pelaku.

Korban menghindar dari kejaran melewati simpang pingit, Simpang Samsat Yogyakarta lalu menuju Jalan Margo Utomo, kemudian mengambil arah ke Jalan Yos Sudarso.

“Sesampainya di depan pintu selatan SMAN 3 Yogyakarta korban turun dari sepeda motor kemudian langsung dianiaya oleh pelaku dengan menggunakan senjata tajam,” ungkap Kasihumas Polresta Yogyakarta, Iptu Dani Hasan.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved