Modus Cek Kesehatan Palsu: Pasutri "Bansos" Tilap Perhiasan Lansia!
Pasutri itu berkeliling ke perkampungan di wilayah Wonosobo, Sleman, Kebumen dan Kota Yogya untuk mencari sasaran aksinya.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Hari Susmayanti
Ringkasan Berita:
- Pasangan asal Lampung berinisial R (64) dan K (49) ditangkap polisi setelah melancarkan aksi penipuan lintas wilayah (Sleman, Jogja, Kebumen, Wonosobo).
- Pelaku menyasar lansia sendirian dengan pura-pura mendata bansos dan melakukan cek kesehatan palsu menggunakan alat karet untuk mengelabui korban.
- Saat korban diminta lepas perhiasan dan ganti baju untuk sesi foto, pelaku membawa kabur perhiasan. Total kerugian korban di Sleman mencapai Rp15 juta
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pasangan suami istri asal Tulang Bawang, Lampung berkeliling kampung ke kampung untuk mencari mangsa penipuan bermodus pendataan bantuan sosial.
Pasutri berinisial R (64) dan K (49) itu berkeliling ke perkampungan di wilayah Wonosobo, Sleman, Kebumen dan Kota Yogya untuk mencari sasaran aksinya.
Warga yang diincar adalah lansia-lansia yang berada di rumah sendirian.
Setelah menemukan sasaran, kedua pelaku nantinya berpura-pura bertamu dan menawarkan pendataan bantuan sosial.
Saat melakukan pendataan, biasanya kedua pelaku juga melakukan pemeriksaan kesehatan korbannya.
Kesempatan itulah yang dimanfaatkan oleh pelaku untuk menipu para korbannya.
Pelaku biasanya meminta perhiasan yang dikenakan untuk dilepas dengan alasan mengganggu alat yang digunakan untuk memeriksa.
Korban yang percaya kemudian melepaskan perhiasan.
Untuk menyakinkan soal pendataan bantuan, pelaku biasanya meminta korban berganti pakaian dengan alasan keperluan foto.
Setelah korban masuk ke dalam rumah, kedua pelaku langsung mengambil perhiasan dan kabur.
Namun sepak terjang pasutri asal Lampung itu akhirnya berakhir juga.
Polisi berhasil menangkap keduanya di rumah orangtua K di Kabupaten Wonosobo.
Kini keduanya meringkuk di balik jeruji besi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Baca juga: Modus Tipu Data Bantuan, Pasutri Asal Lampung Curi Cincin 5 Gram Lansia di Sleman
Kronologi
Kasihumas Polresta Sleman AKP Salamun mengatakan, peristiwa pencurian ini terjadi pada 30 Januari 2026 pukul 09.00 WIB di wilayah Sumberarum, Moyudan, Sleman.
Penipuan yang dilakukan oleh kedua pelaku ini bermula saat korban MS (78) pagi itu sedang menyapu jalan di depan rumah.
| Daycare Little Aresha Yogyakarta Tak Memiliki Izin Operasional, Pemkot Pastikan Tindak Tegas |
|
|---|
| Anjing yang Diduga Terpapar Rabies Ngamuk Gigit 18 Warga di Bali |
|
|---|
| Pemkot Yogyakarta Siapkan Lahan 2 Hektare untuk 'Taman Pintar II' di Umbulharjo |
|
|---|
| Jelang Sidang Vonis, Kuasa Hukum Sri Purnomo Tanggapi Narasi Liar di Luar Perkara |
|
|---|
| Kekeringan Mengintai, Belum Masuk Musim Kemarau, Pak Lurah Giripurwo Sudah Beli 2 Tangki Air Bersih |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Modus-Tipu-Data-Bantuan-Pasutri-Asal-Lampung-Curi-Cincin-5-Gram-Lansia-di-Sleman.jpg)