Menjaga Kalimas dari Hulu Kepedulian 

Aksi bersih sungai itu semakin menarik karena dihadiri langsung Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Lingkungan Hidup

Tayang:
Editor: Hari Susmayanti
Istimewa
Menteri LH (topi hitam) didampingi Walikota Surabaya pada saat susur Sungai Kalimas Surabaya (6/3). 

Pagi itu, tak kurang dari 5.280 orang terlibat dalam aksi bersih Sungai Kalimas.

Mereka berasal dari berbagai unsur, mulai dari Kader Surabaya Hebat, komunitas lingkungan, masyarakat umum, hingga unsur TNI, Polri, dan pemerintah daerah.

Kegiatan yang dikenal sebagai Korve Kalimas 2026 itu menjadi bagian dari Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), sebuah gerakan nasional yang digagas pemerintah untuk memperkuat budaya bersih dan mempercepat penanganan persoalan sampah secara terintegrasi.

Baca juga: Jelang Sidang Tuntutan Sri Purnomo, Ini Fakta-fakta Sidang Kasus Dana Hibah Pariwisata Sleman

Aksi bersih sungai itu semakin menarik karena dihadiri langsung Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH).

Kegiatan dimulai dari kawasan Monumen Kapal Selam Surabaya, salah satu ikon kota yang berdiri di tepi Sungai Kalimas.

Di lokasi ini digelar apel pagi yang diawali laporan dari Wali Kota Surabaya kepada Menteri.

Hadir mendampingi Menteri antara lain  Walikota Surabaya, Eri Cahyadi, Kepala Staf Komando Garnisun Tetap III/Surabaya Brigjen TNI (Marinir) Danuri, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur Nurkholis. Sejumlah unsur TNI, Polri, kejaksaan, komunitas lingkungan, dan masyarakat juga turut bergabung.

Setelah apel, para peserta langsung bergerak melakukan kerja bakti di sekitar kawasan tersebut.

Sebagian memungut sampah di bantaran sungai, sebagian lain menyingkirkan tanaman air yang menumpuk di permukaan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan susur Sungai Kalimas. Sebanyak 19 perahu karet dikerahkan untuk menyisir aliran sungai dari dermaga Monumen Kapal Selam menuju kawasan Siola Surabaya.

Dari jumlah itu, 10 perahu karet dikerahkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur untuk mendukung kegiatan susur sungai.

Setiap perahu diisi enam orang termasuk pengemudi, sementara empat perahu di antaranya disiapkan untuk tamu VIP.

Menariknya, rombongan wartawan dari berbagai media juga ikut dalam kegiatan susur Sungai Kalimas tersebut.

Dari atas perahu, mereka mengikuti jalannya kegiatan sambil turut memungut sampah yang mengapung di permukaan sungai.

Di atas perahu, Menteri dan rombongan tak sekadar meninjau. Mereka ikut memungut sampah yang mengapung di permukaan air dan membantu membersihkan eceng gondok yang menghambat aliran sungai.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved