Menjaga Kalimas dari Hulu Kepedulian
Aksi bersih sungai itu semakin menarik karena dihadiri langsung Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Lingkungan Hidup
Bagi Menteri Hanif, aksi bersih sungai ini bukan sekadar kegiatan simbolik.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kualitas lingkungan, terutama di kawasan perkotaan.
“Kegiatan aksi bersih sungai dan kerja bakti lingkungan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kualitas lingkungan, khususnya di kawasan perkotaan,” ujarnya.
Menurutnya, persoalan sampah dan pencemaran lingkungan tidak bisa diselesaikan secara parsial.
Dibutuhkan keterlibatan berbagai pihak secara berkelanjutan, mulai dari pemerintah, dunia usaha, sekolah, perguruan tinggi, hingga masyarakat.
Gerakan Indonesia ASRI sendiri merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang mendorong penguatan budaya bersih dan peningkatan kepedulian kolektif terhadap lingkungan.
Dalam kesempatan itu, Menteri juga mengapresiasi kinerja Kota Surabaya dalam pengelolaan sampah. Berdasarkan penilaian KLH/BPLH tahun 2025, Surabaya tercatat sebagai kota dengan kinerja terbaik dalam pengelolaan sampah dan memperoleh sertifikat menuju kota bersih dalam penilaian Adipura.
Pada penilaian Adipura tahun 2025, pemerintah pusat memang tidak menetapkan satu pun kota sebagai penerima Piala Adipura.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, ketika Surabaya kerap menempati posisi teratas sebagai kota peraih Adipura selama bertahun-tahun.
Meski demikian, Surabaya tetap berada di peringkat teratas kota penerima Sertifikat Adipura dengan capaian nilai penilaian tertinggi dibanding kota-kota lainnya di Indonesia.
Data KLH/BPLH juga menunjukkan timbulan sampah di Surabaya mencapai sekitar 1.810,81 ton per hari, dengan sekitar 31,49 ton per hari atau 1,74 persen yang masih belum terkelola secara optimal.
Menurut Menteri, Surabaya diharapkan dapat terus menjadi kota percontohan nasional dalam pengelolaan sampah sekaligus meningkatkan kinerjanya agar kembali meraih penghargaan Adipura di masa mendatang.
“Kota yang bersih tidak bisa diwujudkan hanya melalui satu kegiatan. Aksi bersih-bersih harus dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan dengan melibatkan pemerintah, dunia usaha, sekolah, perguruan tinggi, dan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dalam memperkuat berbagai program pengelolaan lingkungan di kota tersebut.
“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah pusat dalam memperkuat program pengelolaan lingkungan di Surabaya, terutama dalam menjaga kebersihan sungai dan ruang publik,” ujarnya.
| Senyum Cerita Tukimin Bersama PLN Peduli, Bersihkan Pantai Tirang dari Sampah |
|
|---|
| Bebersih Kawasan Alkid Jogja, Bakesbangpol Kota Yogyakarta Gandeng Duta Pancasila |
|
|---|
| Pemkot Yogya Layangkan Surat ke Kementerian LH, Siap Klarifikasi Terkait Problem Persampahan |
|
|---|
| Kementerian LH Desak Tumpukan Sampah di Depo Beres Akhir 2024, Ini Respons DLH Kota Yogya |
|
|---|
| Persiapan Dinas Lingkungan Hidup Klaten Sambut Penilaian Adipura 2024 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Menjaga-Kalimas-dari-Hulu-Kepedulian.jpg)