Wamendag RI Lepas Produk Ekspor dari Kabupaten Bantul

Wamendag mengatakan bahwa pelepasan itu menjadi bagian program UMKM bisa ekspor dari Kementerian Perdagangan Indonesia.

Tayang:
Tribun Jogja/Neti Istimewa Rukmana
KUNJUNGAN - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) RI, Dyah Roro Esti Widya Putri, di sela-sela pelepasan produk ekspor di CV Palem Craft, Trirenggo, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, Rabu (26/11/2025). 

"Berarti ini menandakan bahwa produk kita diminati, berkualitas, dan sesuai dengan harapan dari masyarakat internasional dan dunia. Saya hanya titip, bahwa masyarakat harus kita pikirkan dan saya yakin, saya melihat di sini melibatkan perempuan dan laki-laki dari seluruh elemen," ujarnya.

Tembus Pasar Internasional

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY, Yuna Pancawati, mengaku senang, produk lokal Bantul dan DIY bisa tembus pasar Internasional.

Ia pun turut menyinggung soal tarif pasar ekspor produk ke Amerika yang sampai saat ini tidak ada perubahan dan sanksi tertentu.

"Hari ini kan pelepasan produk ekspor oleh ibu Wamendag ke Belgia, Amerika, Eropa. Kemudian, terkait dengan Amerika ini memang belum ada saksinya untuk hal tersebut. Jadi ini masih tarif yang lama, karena merupakan hasil kesepakatan sebelumnya," papar dia.

Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, menyampaikan, dari seluruh industri yang ada di Kabupaten Bantul itu, tak satupun punya bahan baku yang diproduksi di Bantul. Artinya, produk ekspor selama ini berasal dari bahan baku impor di beberapa kota Tanah Air.

"Artinya, warga Bantul ini hidup dari kreativitas dan Badan Pusat Statistik menyatakan bahwa sektor yang memberikan kontribusi terbesar di Bantul ini adalah sektor industri, di dalamnya industri kreatif. Itu sejumlah 14,08 persen," tutup dia.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved