Wamendag RI Lepas Produk Ekspor dari Kabupaten Bantul
Wamendag mengatakan bahwa pelepasan itu menjadi bagian program UMKM bisa ekspor dari Kementerian Perdagangan Indonesia.
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Muhammad Fatoni
Ringkasan Berita:
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) RI, Dyah Roro Esti Widya Putri, melakukan pelepasan ekspor produk home decor CV Palem Craft ke pasar Eropa.
Pelepasan dilakukan di CV Palem Craft, Trirenggo, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, Rabu (26/11/2025).
Wamendag mengatakan bahwa pelepasan itu menjadi bagian program UMKM bisa ekspor dari Kementerian Perdagangan Indonesia.
Melalui program itu, diharapkan UMKM Tanah Air dapat berdaya saing di pasar Internasional. Sebab, pihaknya menyakini bahwa potensi UMKM di Indonesia sangat beragam.
"Kita mengetahui, bahwa potensi (UMKM) itu sangat beragam. Kita mempunyai unggulan di berbagai komoditas, baik itu yang dilihat hari ini berupa produk home decor," katanya di sela-sela pelepasan ekspor produk home decor CV Palem Craft ke pasar Eropa.
Dikatakannya, produk ekspor di Tanah Air ada peningkatan.
Dari tahun 2020 hingga tahun 2024 terdapat 19,98 persen.
Kemudian, apabila dilihat data dari Januari hingga September 2025, kembali terjadi peningkatan ekspor sekitar 5,5 persen.
"Dan pada prinsipnya, kita punya target ekspor sekitar tujuh persen, namun sudah melampaui target. Jadi kita, alhamdulillah ini kerja keras yang sangat luar biasa di unit kami yakni pengembangan ekspor Nasional, sehingga ekspor kita sudah mencapai delapan koma sekian persen," tuturnya.
Menurutnya, pencapaian itu bisa terjadi berkat kerja keras para pelaku usaha. Mana dari itu, pihaknya memberikan apresiasi besar kepada para pelaku usaha yang mampu meningkatkan pasar ekspor produk lokal Tanah Air.
Di sela-sela pelepasan ekspor produk home decor CV Palem Craft ke pasar Eropa itu, Wamendag juga sempat melihat proses pembuatan produk ekspor dari hulu hingga hilir. Dalam proses itu, kata Wamendag, sangat menekankan penting sustainability.
"Jadi, menciptakan produk dari from one to the other (dari satu ke yang lain) hingga yang tadinya limbah itu bisa difungsikan kembali untuk menciptakan produk yang baru. Ini amat sangat luar biasa dan pasarnya luas sekali," papar Wamendag.
Baca juga: Puncak Peringatan HKN 2025, Dinkes Bantul Gelar Bregas Waras Festival
Lebih lanjut, ia merasa senang bahwa home decor CV Palem Craft tidak hanya sekali ini melakukan pelepasan ekspor.
Pelepasan ekspor itu dilajukan pada setiap bulan. Bahkan, pada pelepasan ekspor kali ini ke Belgia dan Eropa dengan catatan 30 ribu USD.
| Kisah Korban Gempa Bantul 2006 Bangkit dengan Usaha Jahit Limbah Plastik |
|
|---|
| Refleksi Dua Dasawarsa Gempa Bumi, Bupati Bantul Dorong Peningkatan Mitigasi Bencana |
|
|---|
| Lumpuh Akibat Gempa Bantul, Sunarto Kini Bangkit Menjahit Harapan Baru Lewat Limbah Plastik |
|
|---|
| Mobil Tronton Pengangkut Material Pembuatan Gypsum Terguling di Jalan Jogja-Wonosari |
|
|---|
| Polres Bantul Patroli Malam Sisir Jalur Rawan: Antisipasi Tawuran, Geng Motor, Begal, Balap Liar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Wamendag-RI-kunjungi-Bantul.jpg)