Jadi Primadona Iduladha, 4.700 Sapi Gunungkidul Laris Manis Diburu Warga Luar Daerah

Hewan ternak baik sapi maupun kambing dari Gunungkidul masih menjadi primadona bagi warga luar daerah untuk dijadikan sebagai hewan kurban.

Tayang:
Penulis: HAS | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUN JOGJA/Alexander Ermando
Deretan sapi yang dijual di Pasar Hewan Siyono Harjo, Playen, Gunungkidul beberapa waktu lalu. Menjelang Idul Adha, transaksi jual-beli ternak meningkat signifikan. 

Ringkasan Berita:
  • Ternak dari Gunungkidul tetap menjadi pilihan utama luar daerah untuk Iduladha 1447 H. Sebanyak 4.700 ekor sapi telah terjual ke luar daerah, meningkat dibanding tahun lalu yang mencapai 4.500 ekor.
  • Bupati Endah Subekti memastikan stok kurban sangat mencukupi dengan ketersediaan 16.000 sapi dan 26.000 kambing. 
  • Pemkab Gunungkidul bersinergi dengan BUMD dan Baznas menyalurkan bantuan 7 sapi dan 44 kambing kurban, yang diprioritaskan bagi wilayah ekstrem dan daerah minim partisipasi kurban.

 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Hewan ternak baik sapi maupun kambing dari Gunungkidul masih menjadi primadona bagi warga luar daerah untuk dijadikan sebagai hewan kurban.

Terbukti, pada momen Iduladha 1447 hijriah ini, sebanyak 4700 sapi asal Gunungkidul dibeli warga luar daerah untuk dijadikan hewan kurban.

Jumlah sapi yang terjual ke luar daerah ini meningkat dibandingkan tahun lalu dimana ada 4500 ekor sapi.

Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntaringingsih mengatakan Gunungkidul memiliki stok sapi dan kambing yang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban.

Berdasarkan data, tercatat ada 16.000 ekor sapi dan 26.000 ekor kambing di Gunungkidul.

Tren penjualan hewan, terutama yang akan dijadikan sebagai hewan kurban pada Iduladha 1447 H ini juga mengalami peningkatan.

Kondisi itu membuat harga hewan mengalami kenaikan setelah sebelumnya sempat turun.

"Harga kambing yang sempat turun kini mulai merangkak naik menjelang Idul Adha," kata Endah di sela-sela kegiatannya menyerahkan batuan hewan kurban untuk tahun 2026 di komplek Pemkab Gunungkidul, Senin (25/5/2026).

Dalam penyerahan bantuan hewan kurban tersebut, Pemkab Gunungkidul yang bersinergei dengan BUMD dan Baznas menyalurkan 7 ekor sapi dan 44 ekor kambing kurban kepada masyarakat.

Baca juga: Ramadhipa Impresif, Melesat Raih Podium Perdana di Moto3 Junior Barcelona

Endah menyebut, bantuan hewan kurban ini diprioritaskan bagi daerah terluar dan daerah dengan tingkat partisipasi kurban yang rendah.

Adapun penerima bantuan ternak diantaranya adalah Masjid Al-Amin (Panggang), Masjid Alhuda (Ngawen), serta wilayah ekstrem seperti Sampang di Gedangsari.

"Kami ini menjadi spirit untuk berbagi dan membangkitkan semangat masyarakat untuk berkurban," kata dia.

Politisi PDIP itu berharap momen Iduladha ini bisa memberikan dampak sosial dan ekonomi yang luas bagi seluruh lapisan masyarakat. 

Sementara itu Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, M. Johan Wijayanto, melaporkan total hewan kurban yang diserahkan tahun ini terdiri dari 7 ekor lembu dan 44 ekor kambing.

Selain APBD, juga berkolaborasi dengan BUMD. "Pengadaan ini merupakan hasil kolaborasi dari berbagai pihak," kata dia.

Artikel ini sudah tayang di Kompas.com.

 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved