Kunjungan Wisatawan Libur Iduladha 2026 di Bantul Turun, Ini Tiga Faktor Penyebabnya

Kunjungan wisatawan ke obyek wisata di Kabupaten Bantul saat libur panjang Iduladha 1447 hijriah kemarin mengalami penurunan

Tayang:
Tribun Jogja/Neti Istimewa Rukmana
Suasana Pantai Parangtritis, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, belum lama ini. 
Ringkasan Berita:
  • Jumlah wisatawan ke Bantul selama libur Iduladha 1447 H mencapai 32.083 orang, turun dari rata-rata 8.000 pengunjung per hari pada tahun lalu menjadi hanya 5.000 per hari.
  • Dari total kunjungan yang didominasi oleh Pantai Parangtritis tersebut, Pemkab Bantul berhasil mengantongi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekitar Rp463 juta.
  • Penurunan dipicu oleh lesunya ekonomi, maraknya destinasi baru di kabupaten tetangga, serta fokus finansial masyarakat untuk pendaftaran sekolah dan kenaikan kelas.

 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Kunjungan wisatawan ke obyek wisata di Kabupaten Bantul saat libur panjang Iduladha 1447 hijriah kemarin mengalami penurunan dibandingkan dalam periode yang sama tahun sebelumnya.

Berdasarkan data dari Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Bantul, selama libur Iduladha 1447 H, tercatat ada 32.083 wisatawan yang berlibur ke wilayah Bantul.

Dari jumlah itu, sebagian besar wisatawan mengunjungi obyek wisata Pantai Parangtritis.

Sementara sejumlah obyek wisata lainnya, termasuk pantai-pantai di bagian barat Kabupaten Bantul juga menjadi salah satu tujuan para wisatawan.

"Dari total kunjungan wisatawan kali ini, pendapatan asli daerah (PAD) yang dikantongi sekitar Rp463.000.000," kata Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda Bidang Pemasaran Dispar Bantul, Markus Purnomo Adi, kepada Tribunjogja.com, Kamis (4/6/2026).

Markus menyebut, kunjungan wisatawan ke wilayah Bantul selama momen libur Iduladha menurun dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada momen libur Iduladha tahun lalu, rata-rata kunjungan mampu mencapai 8.000 wisatawan per hari, sedangkan tahun ini hanya sekitar 5.000 per hari.

"Dan libur tahun lalu, hanya tiga hari saja yakni 6,7, dan 8 Juni 2025, ada sekitar 24.831 wisatawan. Total PAD di hari libur tersebut mencapai Rp359.134.000," ujar dia.

Baca juga: Dolar AS Menguat, Lama Tinggal Wisatawan Mancanegara di Kota Yogyakarta Meningkat 

Dikatakannya, penurunan kunjungan wisatawan ini diperkirakan dampak dari kondisi ekonomi yang kian lesu.

Selain itu, saat ini ada banyak destinasi wisata baru yang berada di kabupaten tetangga, sehingga minat wisatawan mulai bergeser ke lokasi tersebut. 

"Kemudian, ada kemungkinan saat ini masyarakat sedang berupaya memenuhi kebutuhan sekolah. Karena saat ini sedang masa pendaftaran sekolah atau kenaikan kelas," tutur Markus.

Walau demikian, pihaknya terus berupaya meningkatkan kunjungan wisatawan melalui berbagai hal, termasuk promosi wisata di sosial media.

Pihaknya berharap, ke depan wisatawan tetap menikmati momen libur di kawasan selatan Bumi Projotamansari. 

"Kami terus berupaya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan," tutup dia.(nei)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved