Update Gunung Merapi Pagi Ini, Lava Pijar Meluncur Sejauh 2 Km

Tercatat ada 25 kali gempa Guguran dengan amplitudo 1-7 mm dan lama gempa 50.53-147.24 detik.

Tayang:
Penulis: HAS | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/magma.esdm.go.id
Aktivitas Gunung Merapi, Selasa (2/6/2026) pagi ini 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Aktifitas vulkanik Gunung Merapi masih cukup tinggi.

Dalam kurun waktu enam jam terakhir, terhitung mulai pukul 00.00-06.00 WIB, gunung yang berada di perbatasan Sleman, Magelang, Boyolali dan Klaten tersebut meluncurkan guguran lava pijar sebanyak empat kali.

Lava pijar meluncur sejauh 2000 meter ke arah Kali Sat/Putih.

"Teramati 4 kali guguran lava ke arah Kali Sat/Putih dengan jarak luncur maksimum 2000 meter,"tulis dalam laporan harian yang dirilis di laman magma.esdm.go.id, Senin (15/6/2026).

Masih dalam periode yang sama, aktifitas kegempaan di perut Gunung juga terpantau cukup tinggi.

Tercatat ada 25 kali gempa Guguran dengan amplitudo 1-7 mm dan lama gempa 50.53-147.24 detik.

Kemudian 32 kali gempa Hybrid/Fase Banyak dengan amplitudo 1-36 mm, S-P tidak teramati dan lama gempa 13.78-32.36 detik.

Baca juga: Hujan Ringan Guyur Sleman, Gunungkidul dan Kulon Progo Siang Ini 

Serta 1 kali gempa Vulkanik Dangkal dengan amplitudo 27 mm, dan lama gempa 19.56 detik.

Secara visual, puncak gunung tertutup Kabut 0-III. Asap kawah nihil. Cuaca berawan hingga mendung, angin tenang ke arah barat.

.Suhu udara sekitar 18-19°C dengan kelembaban 92-99.9 persen. Tekanan udara 874.3-917 mmHg.

Hingga saat ini status Gunung Merapi masih level 3/siaga.

Adapun rekomendasi potensi bahaya meliputi guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.

Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.

Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
1 - 0
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
VS
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved