Update Laporan Aktivitas Vulkanik dan Kegempaan Gunung Merapi Jumat 12 Juni 2026 Siang

Gunung Merapi dilaporkan mengalami 1 kali awan panas guguran ke arah Kali Sat/Putih dengan jarak luncur maksimum 2000 meter, Jumat (12/6/2026) siang

Tayang:
Penulis: TON | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/magma.esdm.go.id
ILUSTRASI - Laporan aktivitas kegempaan Gunung Merapi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gunung Merapi dilaporkan mengalami 1 kali awan panas guguran ke arah Kali Sat/Putih dengan jarak luncur maksimum 2000 meter.

Selain itu, dilaporkan ada 1 kali gempa Awan Panas Guguran dengan amplitudo 57 mm dan lama gempa 118.73 detik.

Serta 52 kali gempa Guguran dengan amplitudo 2-21 mm dan lama gempa 33.59-162 detik.

Tercatat pula 7 kali gempa Hybrid/Fase Banyak dengan amplitudo 9-41 mm, S-P tidak teramati dan lama gempa 14.7-20.67 detik.

Dan 2 kali gempa Vulkanik Dangkal dengan amplitudo 8-302 mm, dan lama gempa 7.79-18.64 detik.

Hal itu berdasarkan hasil laporan BPPTKG Yogyakarta sepanjang periode pengamatan pagi-siang ini, Jumat (12/6/2026), hingga pukul 12.00 WIB.

Hingga saat ini, Balai Penyelidikan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) masih menetapkan Level III (Siaga) untuk gunung berapi aktif di perbatasan DIY dan Jawa Tengah tersebut.

Baca juga: Aktivitas Gunung Merapi Jumat 12 Juni 2026: Teramati 10 Kali Guguran Lava Selama 6 Jam Terakhir

Untuk pengamatan visual, Gunung api tertutup Kabut 0-II hingga tertutup Kabut 0-III. Asap kawah nihil.

Cuaca teramati berawan hingga mendung, angin tenang ke arah utara.

Suhu udara sekitar 22.2-25°C. Kelembaban 77-85.3 persen. Tekanan udara 877.2-920 mmHg.

Lebih lanjut, BPPTKG Yogyakarta menyampaikan rekomendasi terkait potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.

Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.

Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.

Masyarakat juga agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya, dan mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.

Selain itu, masyarakat juga diimbau agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.

Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved