Jangan Sampai Ketinggalan, Ini Jadwal dan Rangkaian Tradisi Topo Bisu Mubeng Benteng Malam Ini

Tradisi Lampah Budaya Mubeng Beteng akan kembali digelar pada Senin (15/6/2026) malam

Tayang:
Penulis: HAS | Editor: Hari Susmayanti
Tribunjogja.com | Santo Ari
Topo Bisu Lampah Mubeng Benteng Keraton Yogyakarta 

Ringkasan Berita:
  • Keraton Yogyakarta kembali menggelar tradisi Lampah Budaya Mubeng Beteng (tapa bisu) untuk menyambut Malam 1 Suro pada Senin (15/6/2026) malam.
  • Berbeda dari tahun sebelumnya, rangkaian acara tahun ini dimeriahkan oleh pentas Wayang Gedhog lakon "Jaya Berdangga" yang digelar gratis di Bangsal Kamandungan Kidul.
  • Pementasan wayang dan laku prihatin mengelilingi benteng ini terbuka untuk umum sebagai sarana introspeksi diri serta perenungan batin menyambut tahun baru Jawa.

 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Tradisi Lampah Budaya Mubeng Beteng akan kembali digelar pada Senin (15/6/2026) malam atau pada malam 1 Suro dalam penanggalan Jawa.

Rangkaian Lampah Budaya Mubeng Beteng tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Tahun ini, tradisi Lampah Budaya Mubeng Beteng akan dimeriahkan dengan pentas Wayang Gedhog yang akan digelar di Kagungan Dalem Bangsal Kamandungan Kidul Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat.

Kesenian Wayang Gedhog sebelumnya sangat jarang dipentaskan oleh Keraton Yogyakarta.

Wayang Gedhog adalah salah satu jenis wayang kulit khas Jawa yang pertunjukannya khusus mengambil sumber cerita dari Siklus Panji (cerita seputar kisah cinta dan kepahlawanan Raden Panji Asmarabangun dari Kerajaan Jenggala dan Dewi Sekartaji dari Kerajaan Kediri).

Berbeda dengan Wayang Purwa yang bersumber dari kitab Mahabharata atau Ramayana, Wayang Gedhog memiliki ciri khas tersendiri baik dari segi bentuk maupun penyajiannya.

Adapun rangkaian tradisi Lampah Budaya Mubeng Beteng ini akan dimulai pukul 20.00 WIB.

Dikutip dari Kompas Abdi Dalem Dalang Kawedanan Kridhamardawa yang juga menjadi pimpinan produksi pementasan, MB. Cermo Gupito, mengatakan wayang akan dipentaskan sebelum acara Lampah Budaya Mubeng Beteng dilaksanakan.

"Biasanya menyambut Tahun Baru Jawa ini kan Paguyuban Abdi Dalem menyelenggarakan Hajad Kawula Dalem Mubeng Beteng. Nah tahun ini, kami dari Kawedanan Kridhamardawa turut mangayubagya dengan menghadirkan pementasan wayang kulit gedhog yang digelar sebelum jalannya lampah budaya mubeng beteng tersebut," kata Cermo Gupito, dikutip dari Kompas.com, Minggu (14/6/2026). 

Melalui pementasan Wayang Gedhog ini, diharapkan masyarakat dapat mengambil hikmahnya sebagai bagian dari introspeksi diri sebelum mengikuti Lampah Budaya Mubeng Beteng.

Adapun Wayang Gedhong berisi kisah-kisah yang sarat dengan ajaran kehidupan.

"Tentu saja dalam gelaran cerita wayang banyak falsafah kehidupan yang termuat," ujarnya.

Setelah menyaksikan pementasan wayang, masyarakat dapat melanjutkan laku spiritual melalui Lampah Budaya Mubeng Beteng yang selama ini menjadi tradisi khas Malam 1 Suro di Yogyakarta.

Dalam prosesi tersebut, peserta berjalan mengelilingi benteng keraton dalam kondisi diam atau tapa bisu.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
1 - 0
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
5 - 1
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved