Kandungan Kafein Kopi, Teh hingga Matcha dan Aturan Konsumsinya
Minuman berkafein juga tak jarang dikonsumsi saat pagi, siang, maupun sore hari, untuk meningkatkan produktivitas.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Padahal, sama seperti kopi, teh, dan minuman bersoda, bubble tea juga mengandung kafein.
Hanya saja, jumlah kafein yang terkandung di dalam bubble tea sangat bergantung dengan jenis teh yang digunakan.
Sebagai contoh, segelas bubble tea dari teh oolong mengandung kafein sebanyak 30–50 miligram, sedangkan bubble tea yang terbuat dari teh hitam mengandung kafein sekitar 47 miligram.
Kandungan kafein pada bubble tea juga bisa lebih tinggi jika dicampur kopi atau cokelat.
Aturan Mengonsumsi Minuman yang Mengandung Kafein
Dilihat dari manfaatnya untuk kesehatan, minuman berkafein aman dan boleh dikonsumsi sehari-hari.
Batas asupan kafein yang dianjurkan tidak boleh melebihi 400 miligram dalam sehari, jumlah ini setara dengan 2–3 gelas kopi hitam atau sekitar 4 cangkir teh hitam.
Jumlah kafein harian perlu dikurangi porsinya pada ibu hamil atau menyusui.
Ibu hamil tidak boleh mengonsumsi minuman yang mengandung kafein lebih dari 200 miligram sehari, sedangkan ibu menyusui hanya diperbolehkan mengonsumsi 300 miligram kafein saja.
Ibu hamil dan menyusui dianjurkan untuk membatasi 1–2 gelas kopi dan sekitar 2–3 cangkir teh hitam per harinya.
Mengonsumsi kafein berlebihan memang bisa menahan rasa kantuk, tetapi juga bisa menimbulkan beberapa efek samping, antara lain:
- Mual & Muntah
- Nyeri ulu hati
- Pusing
- Sering buang air kecil dan buang air besar
- Tubuh gemetaran (tremor)
- Dada berdebar-debar
- Susah tidur
Biasanya minuman seperti bubble tea, minuman berenergi, atau minuman bersoda, juga tinggi gula yang membahayakan kesehatan.
Kafein memang bisa menjadi sahabat yang membantu kita tetap fokus, berenergi, dan produktif sepanjang hari.
Namun, penting untuk diingat bahwa setiap orang memiliki toleransi tubuh yang berbeda terhadap zat ini.
Mengonsumsi kafein dalam batas wajar dapat memberikan manfaat kesehatan, tetapi jika berlebihan justru bisa menimbulkan efek samping yang merugikan.
Oleh karena itu, bijaklah dalam memilih jenis dan jumlah minuman berkafein yang dikonsumsi setiap hari.
Nikmati kopi, teh, atau minuman favorit lainnya secukupnya, dan jangan lupa untuk tetap menjaga pola hidup sehat agar manfaatnya bisa terasa maksimal. (MG/Anggitya Trilaksono)
| BENARKAH Kafein Bisa Pengaruhi Lemak Tubuh dan Risiko Diabetes Tipe 2? Ini Temuan Peneliti |
|
|---|
| Kreasi Mahasiswa UNY Gunungkidul, Olah Limbah Biji Alpukat jadi 'Kopi' Rendah Kafein |
|
|---|
| 4 Alternatif Pengganti Kopi di Pagi Hari yang Membuat Anda Tetap Semangat Beraktivitas |
|
|---|
| Ini Pola Makan yang Harus Dihindari untuk Mencegah GERD |
|
|---|
| Manfaat dan Efek Samping Kopi Hitam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kafein.jpg)