Perang Rusia Vs Ukraina

Jerman Setuju Kirim Tank Leopard 2A4, Amerika Janji Pasok Tank M1A Abrams

Kanselir Olaf Scholz dikabarkan setuju mengirim tank tempur utama Leopard ke Ukraina setelah AS juga akan mengirimkan tank M1A Abrams.

Penulis: Krisna Sumarga | Editor: Krisna Sumarga
IST
AS sepakat untuk menjual ratusan tank Abrams serta rudal portabel Stinger dengan nilai transaksi 2,2 miliar dollar ke Taiwan. 

TRIBUNJOGJA.COM, BERLIN – Kanselir Jerman Olaf Scholz telah memutuskan setuju mengirim tank tempur utama Leopard 2A4 ke Ukraina.

Di saat yang sama Gedung Putih juga telah mempertimbangkan memasok Ukraina tank tempur utama M1 Abrams untuk pasukan Kiev.

Keputusan kedua negara mengirim tank tempur berat ke Ukraina dipastikan akan mengubah jalannya pertempuran, dan menaikkan skala perang ke level yang semakin sulit.

Dikutip Russia Today, Kamis (25/1/2023), Washington menyatakan, keputusan untuk itu akan diambil pekan ini, terutama terkait jumlah tank yang akan dikirimkan.

Stasiun CNN mengutip tiga narasumber pejabat tinggi AS menyebutkan, AS dan Jerman sedang menyusun kesepakatan bersama.

Pentagon sebelumnya menentang gagasan itu, dengan alasan tank-tank itu akan terlalu sulit bagi pasukan Ukraina untuk beroperasi saat mereka melawan pasukan Rusia.

Baca juga: Polandia Akhirnya Akan Kirim Tank Leopard Buatan Jerman ke Ukraina

Baca juga: Boris Pistorius Akan Lebih Galak Bawa Militer Jerman ke Perang Ukraina

Baca juga: Pentagon Pasok 90 Ranpur Stryker, 95.000 Peluru Artileri, Rudal Avenger dan NASAMS

Sementara pengumuman keputusan mungkin datang dalam beberapa hari ke depan, dibutuhkan waktu berbulan-bulan untuk menyebarkan tank M1 Abrams di medan perang.

Pasukan Ukraina harus dilatih untuk mengoperasikan tank, yang jauh berbeda dari model T-72 era Soviet mereka.

Tank M1 Abrams ditenagai mesin jet dan menggunakan bahan bakar penerbangan, bukan diesel standar. Beratnya 63 ton dan menempuh jarak sekitar tiga mil per galon.

Washington telah menekan Jerman untuk mengirim Leopard 2 ke Ukraina, tetapi Berlin enggan memberikan persenjataan yang lebih canggih tanpa AS melakukannya terlebih dahulu.

Anggota kongres AS Michael McCaul menyarankan pada Minggu pemerintah Biden pada dasarnya dapat menipu Jerman dengan mengumumkan rencana untuk menyediakan M1 Abrams.

Tank Leopard dioperasikan Angkatan Bersenjata Jerman atau Bundeswehr. Menghadapi perubahan peta politik dan konflik terkini, Jerman mereformasi militernya dari pasif menjadi lebih agresif secara anggaran maupun kemampuan persenjataannya.
Tank Leopard dioperasikan Angkatan Bersenjata Jerman atau Bundeswehr. Menghadapi perubahan peta politik dan konflik terkini, Jerman mereformasi militernya dari pasif menjadi lebih agresif secara anggaran maupun kemampuan persenjataannya. (Bundeswehr)

Mereka bisa membuka pintu bagi Berlin untuk mengirim tank-tank Leopard 2, kemudian hanya mengirimkan satu tank.

Polandia pun telah meminta izin dari Berlin untuk mengirim beberapa Leopard 2 buatan Jerman yang mereka miliki ke Kiev.

Di Berlin, Kanselir Jerman Olaf Scholz diberitakan Der Spiegel telah setuju mengirim cukup Leopard ke Ukraina.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved