Breaking News:

Alasan Polisi Tetapkan Bocah 13 Tahun Pengemudi Mobil yang Tabrak 8 Motor di Bantul Jadi Tersangka

EHSW ditetapkan dengan status sebagai anak berhadapan dengan hukum (ABH) atau tersangka oleh Unit Laka Lantas Polres Bantul.

Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Muhammad Fatoni
dok.istimewa
Ilustrasi 

Ia menyebut ada beberapa kelalaian yang dilakukan oleh pengemudi mobil bernopol AD 1809 IC.

Unsur kelalaiannta adalah tidak menaati aturan dan tata cara berlalulintas, sebab usianya yang masih 13 tahun dan seharusnya belum diizinkan menyetir. 

Unsur lainnya adalah kurang hati-hati dalam menyetir, tidak mempunyai penduga-duga, dan tidak konsentrasi.

Barang bukti kecelakaan di depan RSPAU Hardjolukito pukul 18.30, Rabu (27/01/2021).
Barang bukti kecelakaan di depan RSPAU Hardjolukito pukul 18.30, Rabu (27/01/2021). (Istimewa)

Akibatnya beberapa pengendara motor luka-luka dan satu pengendara motor meninggal dunia di tempat. 

Terkait dengan ayah EHSW yang juga berada di dalam mobil saat kejadian, Iptu Maryono menyebut tidak terseret dalam kasus kecelakaan tersebut.

"Karena kan dalam UU Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 310 menyatakan setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor karena kelalaiannya menyebabkan kecelakaan lalu lintas mengakibatkan orang lain meninggal dunia. Berarti dalam kasus ini kan si anak, sehingga orangtuanya tidak jadi tersangka," terangnya.

Kronologi Kecelakaan

Sebelumnya diberitakan, peristiwa kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu mobil dan 8 motor terjadi di wilayah Bantul, tepatnya di di depan RSPAU Hardjolukito, Banguntapan, Bantul

Diketahui, pengemudi mobil tersebut adalah seorang bocah yang masih berusia 13 tahun.

Akibat peristiwa tersebut, delapan motor ringsek, satu orang meninggal dunia serta beberapa orang lainnya mengalami luka-luka hingga patah tulang.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved