TOPIK
Hari Buruh 2026
-
Sarasehan ini digelar sebagai wadah komunikasi formal para buruh dan pekerja pascaaksi turun ke jalan 1 Mei lalu.
-
Sembilan poin tuntutan tersebut merangkum soal nasib pekerja hingga kepastian payung hukum dan kesejahteraan nasib buruh, khususnya di DIY.
-
1.000 pekerja yang tergabung dalam berbagai serikat buruh di DIY tumpah ruah menyampaikan orasi di Tugu Pal Putih Yogyakarta, Jumat (1/5/2026)
-
Kaum buruh menyoroti ketidakadilan struktural yang terus berlanjut serta mendesak penegakan hukum ketenagakerjaan di wilayah DIY.
-
MPBI DIY menyebut peringatan May Day tahun ini merupakan respon atas kondisi buruh yang dinilai masih terjepit ketidakadilan struktural.
-
Mereka menuntut pengakuan negara yang lebih konkret terhadap pekerja sektor informal dalam sistem hukum nasional.
-
Presiden Prabowo pun memperingatkan kepada para aplikator untuk tidak menjalankan bisnisnya di Indonesia jika tidak mengikuti kebijakan pemerintah.
-
Cucuran air mata menetes dari wajah Dana Wahyuni (39), warga Trirenggo, Bantul setelah mendapatkan santunan
-
Dosen Departemen Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan Fisipol UGM, Hempri Suyatna menyoroti soal kerentanan gig worker atau pekerja gig.
-
Presiden Prabowo Subianto menghadiri acara peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di lapangan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026).
-
Secara hukum, hak cuti menstruasi bagi pekerja perempuan telah dijamin. Namun, pelaksanaannya di lapangan dinilai masih mengalami kegagalan
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved