Hari Buruh 2026

Prabowo Minta Potongan Komisi Aplikator Ojol di Bawah 10 Persen

Presiden Prabowo pun memperingatkan kepada para aplikator untuk tidak menjalankan bisnisnya di Indonesia jika tidak mengikuti kebijakan pemerintah.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Biro Pers Sekretariat Presiden.
Presiden Prabowo Subianto berjoget di atas panggung saat perayaan Hari Buruh di kawasan Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026). 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Di hadapan buruh yang menghadiri peringatan Hari Buruh (May Day) 2026 yang digelar di Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026), Presiden Prabowo mendesak potongan komisi ojek online dipatok di bawah 10 persen.

Presiden Prabowo pun memperingatkan kepada para aplikator untuk tidak menjalankan bisnisnya di Indonesia jika tidak mengikuti kebijakan pemerintah.

Sikap tegas Presiden Prabowo tersebut disampaikan saat menyampaikan orasi di depan puluhan ribu buruh yang memadati kawasan Monas.

"Saudara-saudara, ojol. Ojol kerja keras, ojol mempertaruhkan jiwanya setiap hari, ojol aplikator perusahaan minta disetor 20 persen. Gimana ojol, setuju 20 persen," tanya Prabowo, Jumat.

Buruh yang mendengar pertanyaan dari Presiden Prabowo pun kompak menjawab"tidak" .

"Bagaimana 15 persen," tanya Prabowo.

"Tidak," jawab buruh. "Berapa? 10 (persen)? kalian minta 10 pesen? iya?," tanya Prabowo lagi.

Baca juga: Momen Peringatan May Day di Bantul, Bupati Tekankan Perbaikan Hubungan Industrial

Tak lama berselang, Presiden Prabowo memberikan pernyataan bahwa potongannya harus di bawah 10 persen.

"Saya katakan di sini, saya tidak setuju 10 persen," ujar Prabowo.

"Harus di bawah 10 persen," sambung Prabowo, disambut teriakan gembira massa.

Menurut Presiden, tidak adil jika para ojol yang sudah bekerja keras di lapangan justru harus memberikan porsi keuntungan yang besar kepada pemilik aplikasi. 

"Enak saja, lu yang keringat, dia yang dapat duit, sorry aje," sambung Prabowo.  

Prabowo lalu mengeluarkan peringatan bagi perusahaan-perusahaan teknologi yang tidak mau mengikuti arah kebijakan pemerintah.

"Kalau enggak mau ikut kita, enggak usah berusaha di Indonesia," kata Prabowo.  

Diketahui, masalah pemotongan tarif ojol oleh aplikator ini juga merupakan salah satu dari 11 tuntutan yang dibawa oleh KSPI kepada Presiden.  

Dalam poin kesembilan tuntutan, KSPI memperjuangkan penurunan potongan tarif ojek online menjadi 10 persen.

Artikel ini sudah tayang di Kompas.com.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved