Detik-detik 4 Wisatawan Terseret Arus Pantai Parangtritis Sesaat setelah Diperingatkan Petugas
Peristiwa kecelakaan air itu terjadi ketika empat wisatawan asal Temanggung, Jawa Tengah asyik bermain area Rip Current Pantai Parangtritis
Penulis: OSE | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Sesaat setelah petugas Pantai Parangtritis memberikan edukasi dan peringatan, tiba-tiba empat wisatawan terseret arus dan tenggelam.
Peristiwa kecelakaan air itu terjadi ketika empat wisatawan asal Temanggung, Jawa Tengah asyik bermain area Rip Current Pantai Parangtritis Bantul pada Minggu (3/5/2026).
Petugas pantai langsung cepat merespons kejadian itu dengan berupaya melakukan penyelamatan. Beruntung empat wisatawan tersebut dapat diselamatkan.
"Awalnya, empat korban bersama rombongan datang ke Pantai Parangtritis. Sesampainya di pantai, empat korban berjalan di area dekat rip current," kata Koordinator Jogo Segoro Wilayah Pantai Parangtritis-Depok, M Arif Nugraha, saat dikonfirmasi.
Area berbahaya
Menjadi catatan, area Rip Current di pantai merupakan titik arus pecah atau arus balik, di mana aliran air kencang bergerak menjauhi pantai secara tegak lurus melintasi ombak yang pecah (red.).
Menurut informasi dihimpun, arus balik ini sangat berbahaya karena terbentuk di celah gundukan pasir. Arus balik yang terbentuk ini mampu menyeret orang yang berada di titik tersebut ke tengah laut.
Rip Current memiliki ciri utama, yaitu area tersebut terlihat tampak lebih tenang, berbuih dan bergerak ke laut, dan air tampak lebih gelap.
Oleh karena kondisi itu lah petugas Pantai Parangtritis lantas memberikan peringatan bahaya area Rip Current ketika empat wisatawan terlihat bermain di area berbahaya itu pada Minggu sore.
Detik-detik 4 wisatawan terseret arus
Arif Nugraha menceritakan detik-detik ketika kecelakaan air menimpa empat wisatawan hingga proses penyelamatan di Pantai Parangtritis.
Menurutnya, saat itu empat wisatawan asal Temanggung, Jawa Tengah, terseret arus di Pantai Parangtritis sekitar pukul 13.15 WIB.
Ia mengatakan, empat wisatawan tersebut adalah inisial BA (28), AS (24), FR (30), dan M (30). Mereka merupakan laki-laki yang bekerja sebagai buruh.
Setelah tiba bersama rombongan di Pantai Parangtritis, empat korban bermain air, berjalan di area dekat rip current.
Peringatan petugas
Empat korban itu diduga tidak menyadari bahwa bermain air di lokasi berbahaya.
Petugas yang melihat itu langsung mendekat dan memberikan edukasi kepada korban.
Dalam hitungan detik
Namun nahas, dalam hitungan detik, korban langsung terbawa arus balik dan tenggelam di Pantai Parangtritis.
| Biro PIWPP Setda DIY Telusuri Jejak Gempa di Bukit Mengger Bantul |
|
|---|
| Terkait Pembubaran Ibadah di Sewon, GMS Pusat dan Bantul Buka Suara |
|
|---|
| Update Harga Emas Antam, Galeri24 dan UBS Hari Ini, Selasa 26 Mei 2026 Pukul 12.00 WIB |
|
|---|
| Gempa Bumi Masih Berpotensi Terjadi di Bantul, Pemkab Perkuat Mitigasi |
|
|---|
| Oleng Lalu Tabrak Pohon, Pelajar Berkendara Honda Tiger di Bantul Tewas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Detik-detik-4-Wisatawan-Terseret-Arus-Pantai-Parangtritis-Sesaat-setelah-Diperingatkan-Petugas.jpg)