Gempa Bumi Masih Berpotensi Terjadi di Bantul, Pemkab Perkuat Mitigasi

Pemkab Bantul menegaskan momen refleksi gempa menjadi bagian untuk melawan rasa lupa masyarakat

Tayang: | Diperbarui:
Tribun Jogja/Neti Istimewa Rukmana
REFLEKSI PASCAGEMPA - Ex-officio Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, Agus Budiraharja. Pemkab Bantul menegaskan momen refleksi gempa menjadi bagian untuk melawan rasa lupa masyarakat bahwa pernah terjadi gempa bumi yang dahsyat pada tahun 2006 lalu. 

 


TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul menegaskan momen refleksi gempa menjadi bagian untuk melawan rasa lupa masyarakat bahwa pernah terjadi gempa bumi yang dahsyat pada tahun 2006 lalu.

Ex-officio Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, Agus Budiraharja, menyebut, Kabupaten Bantul memiliki potensi bencana yang banyak dan variatif. Salah satunya yakni gempa bumi.

"Kita itu ada beberapa sesar yang melewati di bawah kita. Kemarin juga sudah kami gelar sarasehan, bahwa kita harus bersahabat dengan sesar atau potensi gempa itu," ucapnya, Senin (26/5/2026).

Lanjutnya, wilayah yang ada sesar atau patahan aktif gempa cenderung subur. Artinya, masyarakat tidak perlu menghindari, tetapi bagaimana memitigasi potensi bencana yang ada.

Dengan begitu, diharapkan tidak terjadi kerugian atau dampak bencana yang meluas. Yang menimbulkan masalah celaka, menurut Agus bukan gempa melainkan bangunan yang tidak sesuai atau tidak kuat.

"Jadi, itu refleksi kita bahwa kita harus memitigasi bagaimana memperkuat bangunan kita, tidak merusak lingkungan, mitigasi jalur evakuasi, dan edukasi kepada masyarakat," papar dia.

Agus yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Pemkab Bantul ini menyebut bahwa potensi gempa ada, meskipun tidak tahu kapan hal tersebut akan terjadi.

Tak heran jika Pemkab Bantul, terus menggencarkan edukasi maupun sosialisasi terkait mitigasi berbagai bencana, termasuk gempa bumi. Pihaknya pun terus terjun ke lingkungan masyarakat dan sekolah untuk menjaga mitigasi bencana sejak dini.

"Sekali lagi ya, jangan termakan isu ada megathrust godzilla dan sampai hari ini tidak ada ilmu apapun yang menetapkan kapan itu akan terjadi. Tetapi, kita iya ada di berbagai area sesar, ada di potensi itu, makanya perlu mitigasi," tutupnya.

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved