TOPIK
Puisi Goenawan Mohamad
-
Puisi Goenawan Mohamad Terinspirasi Menggunakan Nama Tempat: Puisi Di Malioboro dan Puisi Tigris
-
Puisi Misalkan Kita Di Sarajevo Goenawan Mohamad: Misalkan kita di Sarajevo mereka akan mengetuk
-
Puisi Nota Untuk Umur 49 Tahun Goenawan Mohamad:Pasir dalam gelas waktu Menghambur Ke dalam plasmaku
-
Puisi Sajak Untuk Bungbung Goenawan Mohamad: Tiap tengah malam hujan mendarat pada atap anak
-
Puisi Potret Taman Untuk Allen Ginsberg Goenawan Mohamad: Ia menebak dari warna kulit saya
-
Puisi Kwatrin Tentang Sebuah Poci Goenawan Mohamad: Pada keramik tanpa nama itu kulihat kembali
-
Puisi Dingin Tak Tercatat Goenawan Mohamad: Dingin tak tercatat pada termometer Kota hanya basah
-
Puisi Z Goenawan Mohamad: Di bawah bulan Marly dan pohon musim panas Ada seribu kereta api
-
Puisi Cerita Untuk Mita Goenawan Mohamad: Di tromol itu kulihat permen dan bintang-bintang
-
Puisi Barangkali Telah Kuseka Namamu Goenawan Mohamad: Barangkali telah kuseka namamu dengan sol
-
Puisi Asmaradana Goenawan Mohamad: Ia dengar kepak sayap kelelawar dan guyur sisa hujan dari daun
-
Puisi Perjalanan Malam Goenawan Mohamad: Mereka berkuda sepanjang malam, sepanjang pantai terguyur
-
Puisi Nuh Goenawan Mohamad: Pada hari Ahad kedua, kota tua itu tumpas Curah hujan
-
Puisi 30 Tahun Kemudian Goenawan Mohamad: Hujan dan kenangan berhimpitan, berbareng
-
Puisi Berlin Goenawan Mohamad: Berlin berteriak dalam bengis sirene Kau tersentak:
-
Puisi Pada Sebuah Pulau Goenawan Mohamad: Badai hanya pulang gema, di sini, seperti ratap pulau
-
Puisi Teleskop Goenawan Mohamad: Ia memandangimu dari jauh: sebuah teleskop tua
-
Puisi Di Depan Sancho Panza Goenawan Mohamad: Di depan Sancho Panza yang lelah, seorang perempuan
-
Puisi Tigris Goenawan Mohamad: Sungai demam Karang lekang Pasir pecah pelan-pelan
-
Puisi Di Malioboro Goenawan Mohamad: Saya menemukanmu, tersenyum, acuh tak acuh di sisi
-
Puisi Di Pasar Loak Goenawan Mohamad: Di pasar loak jejak timpa menimpa menghapus kau dan aku