Kondisi Pendaki Gunung Merapi yang Ditemukan Tewas di Jurang Sedalam 50 Meter
Seorang pendaki yang diduga tersesat dan hilang di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi, Kemalang, Klaten, ditemukan tewas
Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Joko Widiyarso
Dia mengungkapkan, korban PR ditemukan tim SAR gabungan sekitar pukul 10.45 WIB.
Setelah operasi pencarian dimulai sejak pukul 06.00 WIB dan langsung dilakukan evakuasi dari lokasi penemuan.
Evakuasi terkendala cuaca
Menurutnya, proses evakuasi korban berlangsung cukup menantang lantaran medan di kawasan Gunung Merapi yang curam dan kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Korban tiba di Posko Sapuangin pada sore hari sebelum dibawa ke Puskesmas Kemalang untuk menjalani pemeriksaan medis dan perawatan dengan pendampingan keluarga.
“Korban berhasil dievakuasi dan tiba di posko sekitar pukul 16.22 WIB. Selanjutnya dibawa ke Puskesmas Kemalang untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan dan perawatan lebih lanjut,” katanya.
Pencarian berlanjut
Kendati demikian, proses pencarian korban masih terus berlanjut.
Tim SAR gabungan kini masih mencari keberadaan satu pendaki lainnya berinisial AO (22), warga Kota Yogyakarta.
Tim SAR gabungan terus melakukan penyisiran di sejumlah jalur dan titik yang diduga menjadi lokasi terakhir korban berada.
“Untuk pendaki kedua atas nama AO, sampai saat ini tim gabungan masih melakukan pencarian secara intensif. Kami mohon doa dari masyarakat agar proses pencarian dapat berjalan lancar dan korban segera ditemukan dalam kondisi selamat,” harapnya.
Operasi pencarian dan evakuasi itu melibatkan berbagai unsur, di antaranya Polres Klaten, Polsek Kemalang, Basarnas Solo, SAR Kabupaten Klaten, BPBD Kabupaten Klaten, pengelola TNGM, Damkar, relawan, serta warga masyarakat sekitar.
Seluruh unsur terus bersinergi guna mempercepat proses pencarian dengan tetap mengutamakan keselamatan personel di lapangan.
Jalur Kalitalang tidak resmi
Jalur Kalitalang Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah merupakan jalu tidak resmi untuk mendaki ke Gunung Merapi, telebih saat ini masih ditutup untuk umum.
Pasalnya, hanya ada tiga jalur pendakian resmi untuk mencapai puncak Gunung Merapi, yaitu jalur Selo Boyolali, jalur Babadan Magelang, dan jalur Kinahrejo Sleman.
Status Gunung Merapi apa?
Status Gunung Merapi saat ini adalah Level III (Siaga), yang ditetapkan oleh BPPTKG (Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi) Yogyakarta karena aktivitas vulkaniknya masih cukup tinggi.
Gunung Merapi masih sering memunculkan letusan efusif (lelehan lava) dan awan panas guguran, sehingga aktivitas pendakian ke puncak masih ditutup dan masyarakat diminta waspada.
| Draf Revisi Perda KTR: Merokok di Kawasan Malioboro Bakal Kena Denda Langsung |
|
|---|
| Modus Little Aresha Bohongi Orang Tua Terungkap, Polisi Panggil 50 Saksi Pelapor untuk Perkuat bukti |
|
|---|
| Kabar Proyek PSEL Piyungan, DLH: Daerah Lain Sudah Dikerjakan, Bantul Kok Belum |
|
|---|
| Pegawai PPPK di Sleman Meninggal dengan Luka Leher, Polisi Menduga Korban Bunuh Diri karena Sakit |
|
|---|
| Fakta-fakta Pegawai PPPK Tewas di Seyegan Sleman: Kronologi, Keterangan Polisi hingga Surat Wasiat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Pendaki-Gunung-Merapi-Ditemukan-Tewas-di-Jurang-Sedalam-50-Meter.jpg)