Kondisi Pendaki Gunung Merapi yang Ditemukan Tewas di Jurang Sedalam 50 Meter

Seorang pendaki yang diduga tersesat dan hilang di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi, Kemalang, Klaten, ditemukan tewas

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Joko Widiyarso
Tribunjogja.com/IST
ANTAR JENAZAH: Polisi mengantarkan jenazah korban ke rumah keluarganya di Pacitan, Jawa Timur, menggunakan mobil ambulance, Rabu (24/12/2025). 

Detail Status:

Level III (Siaga): 

Ini berarti aktivitas Gunung Merapi menunjukkan peningkatan yang nyata, dengan potensi bahaya berupa guguran lava, lontaran material, dan awan panas yang bisa mencapai jarak tertentu.  

Penyebab: 

Aktivitas erupsi efusif (lelehan lava) masih sering terjadi, seperti yang dilaporkan pada November 2025, menunjukkan peningkatan aktivitas yang signifikan.  

Imbauan Terkait Status:  

Penutupan Pendakian: 

Area Puncak Merapi dan zona bahaya di sekitar Gunung Merapi ditutup untuk kegiatan wisata, termasuk pendakian.

Waspada Masyarakat: 

Warga di sekitar lereng (Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten) diimbau untuk mematuhi imbauan dan tidak memasuki 

Kawasan Rawan Bencana (KRB) III.

Jadi, Gunung Merapi tetap menjadi gunung berapi aktif yang perlu dipantau dengan ketat, dan status Siaga ini mengindikasikan potensi bahaya yang masih ada. 
 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved