Kondisi Pendaki Gunung Merapi yang Ditemukan Tewas di Jurang Sedalam 50 Meter

Seorang pendaki yang diduga tersesat dan hilang di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi, Kemalang, Klaten, ditemukan tewas

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Joko Widiyarso
Tribunjogja.com/IST
ANTAR JENAZAH: Polisi mengantarkan jenazah korban ke rumah keluarganya di Pacitan, Jawa Timur, menggunakan mobil ambulance, Rabu (24/12/2025). 

Dari tiga orang itu, hanya satu orang berhasil turun sedangkan dua orang lainnya diduga masih tersesat di kawasan TNGM. 

Sarwoko menyampaikan sesuai rekomendasi BBPPTKG, saat ini Gunung Merapi masih berstatus level Siaga III Sehingga untuk pendakian masih ditutup.

"Jadi menurut keterangan F (yang ditemukan pertama), mereka tahu kalau pendakian Gunung Merapi ditutup. Tapi mereka bertiga nekat naik pada Sabtu (20/12/2025) pagi sekitar pukul 04.00 WIB. Naiknya dari Kali Talang, Desa Balerante. Kemudian sampai di atas Pasar Bubrah mereka turun," ujarnya. 

Namun di tengah perjalanan turun mereka terpisah hingga salah satu di antaranya ditemukan warga. 

Lantas operasi pencarian dilakukan pada Minggu (21/12/2025) karena dua orang pemuda diduga tersesat dan hilang di Lereng Merapi.

Pemuda bernama Panji pun ditemukan tim SAR gabungan dalam kondisi selamat pada Senin (22/12/2025). 

Tiga naik, satu turun

Sebelumnya, tim gabungan berhasil mengevakuasi seorang pemuda yang dilaporkan tersesat dan hilang di kawasan Taman Nasional Guning Merapi (TNGM), Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Senin (22/12/2025). 

Seperti diketahui sebelumnya, dua orang pemuda dilaporkan tersesat dan hilang saat mencoba mendaki Gunung Merapi lewat Kalitalang, Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Minggu (21/12/2025). 

Awalnya, dikatakan ada tiga orang yang mendaki naik dari Kalitalang, Desa Balerante pada Sabtu (20/12/2025).

Dari tiga orang itu, hanya satu orang berhasil turun sedangkan dua orang lainnya diduga masih tersesat di kawasan TNGM. 

Tim SAR gabungan pun diterjunkan untuk mencari keberadaan dua pemuda tersebut.

Hingga akhirnya pada Senin (22/12/2025), tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi satu korban berinisial PR (20), warga Kota Yogyakarta, dalam kondisi selamat.

Sedangkan korban lainnya berinisial AO (22), warga Kota Yogyakarta, kini masih dalam pencarian. 

Tim gabungan bergerak 

Kapolsek Kemalang, AKP Sarwoko, menjelaskan proses evakuasi pencarian korban digelar tim gabungan dari berbagai organisasi dengan titik posko SAR di Sapuangin, Dukuh Pajegan, Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. 

“Alhamdulillah, salah satu pendaki atas nama PR berhasil ditemukan dalam keadaan hidup dan selamat. Selanjutnya yang bersangkutan langsung dievakuasi oleh tim gabungan,” kata Sarwoko, Senin (22/12/2025). 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved