Kondisi Pendaki Gunung Merapi yang Ditemukan Tewas di Jurang Sedalam 50 Meter

Seorang pendaki yang diduga tersesat dan hilang di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi, Kemalang, Klaten, ditemukan tewas

|
Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Joko Widiyarso
Tribunjogja.com/IST
ANTAR JENAZAH: Polisi mengantarkan jenazah korban ke rumah keluarganya di Pacitan, Jawa Timur, menggunakan mobil ambulance, Rabu (24/12/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Seorang pendaki yang diduga tersesat dan hilang di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM), Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah ditemukan meninggal dunia, Rabu (24/12/2025). 
  • Pemuda yang bernama Aldo Oktawijaya (22) tersebut ditemukan tim SAR gabungan setelah pencarian selama empat hari.

 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Seorang pendaki yang diduga tersesat dan hilang di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM), Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah ditemukan meninggal dunia, Rabu (24/12/2025). 

Pemuda yang bernama Aldo Oktawijaya (22) tersebut ditemukan tim SAR gabungan setelah pencarian selama empat hari.

Menurut Kapolsek Kemalang, AKP Sarwoko, korban ditemukan dalam kondisi tergeletak tak bernyawa di dasar jurang sedalam 50-an meter. 

"Ditemukan sekitar pukul 14.20 WIB di jurang dekat Pronojiwo, lokasinya masih di Taman Nasional Gunung Merapi," ungkap Sarwoko saat dihubungi Rabu (24/12/2025). 

Dia menjelaskan lokasi korban ditemukan itu masih berada di jalur sebelum Pos 1. 

Berbeda dengan rekannya bernama PR atau Panji Rizkyawan (20) yang sebelumnya ditemukan tim SAR gabungan di Pos 2. 

"Kalau dari Posko Sapuangin sebenarnya jaraknya tidak jauh, sekitar satu kilometer. Tapi medan jalannya sulit, naik turun. Jadi perjalanan evakuasi tadi dari lokasi penemuan sampai ke posko sekitar satu jam," jelasnya. 

Kondisi korban

Saat ditemukan, lanjutnya, korban mengalami luka robek 5 cm di kepala bagian kanan. 

Selain itu juga ditemukan luka-luka lecet di bagian kaki dan tangan. 

"Luka paling parah di bagian kepala, kemungkinan karena benturan dengan batu atau benda keras," katanya. 

Kini jenazah korban sudah dibawa ke RSUP dr Soeradji Tirtonegoro untuk dilakukan visum. 

Setelah itu, jenazah korban akan dibawa ke rumah keluarganya di Pacitan, Jawa Timur untuk proses pemakaman. 

Fakta pendakian

Seperti diketahui sebelumnya, dua orang pemuda dilaporkan tersesat dan hilang saat mencoba mendaki Gunung Merapi lewat Kalitalang, Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Minggu (21/12/2025). 

Awalnya, dikatakan ada tiga orang yang mendaki naik dari Kalitalang, Desa Balerante pada Sabtu (20/12/2025). 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved