Bupati Magelang: Tidak Ada Jalan Keluar dari Kemiskinan Selain Pendidikan

Keberhasilan pembangunan daerah ditentukan juga kualitas sumber daya manusia yang dibangun melalui pendidikan.

Tayang:
Penulis: Yuki Pramudya | Editor: Yoseph Hary W
Tribun Jogja/Yuki Pramudya
RAPAT: Bupati menghadiri Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintahan Desa dan Kelurahan bersama Forkopimda Kabupaten Magelang Tahun 2026 di Kecamatan Secang, Kamis (4/6/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Bupati Magelang menegaskan bahwa pendidikan adalah instrumen utama untuk meningkatkan kesejahteraan dan memutus rantai kemiskinan.
  • Pemerintah Kabupaten Magelang memperluas program beasiswa tahun ini untuk memastikan pelajar berprestasi tidak terkendala biaya kuliah.
  • Selain pendidikan, sektor kesehatan dan infrastruktur juga menjadi program prioritas demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Bupati Magelang Grengseng Pamuji menegaskan bahwa pendidikan merupakan instrumen paling efektif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memutus rantai kemiskinan

Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang dibangun melalui pendidikan.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintahan Desa dan Kelurahan bersama Forkopimda Kabupaten Magelang Tahun 2026 di Kecamatan Secang, Kamis (4/6/2026).

Pendidikan, jalan menuju kesejahteraan

Di hadapan kepala desa, lurah, dan unsur Forkopimda, Grengseng menyampaikan keyakinannya bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang hasilnya akan dirasakan oleh masyarakat dan daerah pada masa mendatang.

"Saya meyakini tidak ada jalan menuju kesejahteraan dan mengangkat masyarakat dari kemiskinan selain melalui pendidikan," kata Grengseng.

Menurutnya, berbagai persoalan sosial dan ekonomi yang dihadapi masyarakat dapat diselesaikan secara bertahap apabila kualitas pendidikan terus ditingkatkan.

"Kalau kita ingin masyarakat lebih sejahtera, kalau kita ingin angka kemiskinan turun, maka yang harus diperkuat adalah pendidikan. Itu kuncinya," tegasnya.

Optimistis masa depan Kabupaten Magelang

Grengseng mengaku optimistis terhadap masa depan Kabupaten Magelang melihat semakin banyak pelajar yang mampu menorehkan prestasi akademik membanggakan. Salah satunya berasal dari Kecamatan Secang yang berhasil melahirkan sejumlah siswa dengan capaian nilai sempurna dalam berbagai bidang pelajaran.

"Anak-anak kita memiliki kemampuan yang luar biasa. Prestasi mereka menjadi bukti bahwa sumber daya manusia Kabupaten Magelang mampu bersaing dan terus berkembang," ujarnya.

Ia menilai prestasi tersebut tidak hanya membanggakan keluarga dan sekolah, tetapi juga menjadi modal penting bagi pembangunan daerah di masa depan.

"Kalau anak-anak kita terus berprestasi, maka masa depan Kabupaten Magelang juga akan semakin baik. Mereka inilah yang nanti akan menjadi pemimpin, pengusaha, profesional, dan penggerak pembangunan daerah," katanya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan,lanjut Grengseng, Pemerintah Kabupaten Magelang terus memperluas program beasiswa bagi mahasiswa berprestasi. Tahun ini, ratusan mahasiswa ditargetkan menerima bantuan pendidikan untuk mendukung keberlanjutan studi mereka.

"Kami ingin memastikan anak-anak yang memiliki kemampuan akademik tidak terhambat hanya karena persoalan biaya. Pemerintah harus hadir memberikan dukungan," ungkap Grengseng.

Layanan kesehatan

Selain pendidikan, Grengseng juga menyinggung sejumlah program prioritas yang saat ini menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Magelang, mulai dari penyediaan air bersih saat musim kemarau, pelayanan kesehatan, hingga pembangunan infrastruktur.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved