Sinergi UMBY dan Pemda DIY Jamin Rantai Keamanan Produk Ternak

Edukasi intensif mengenai standar teknis ini menyasar elemen penting penggerak roda ekonomi pangan di DIY.

Tayang:
Tribun Jogja/dok. Istimewa
BIMTEK - Para peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) Keamanan Pangan Produk Asal Hewan berfoto bersama seusai mengikuti pembekalan di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, Yogyakarta. Kegiatan yang berlangsung pada akhir Mei 2026 ini mengandeng Program Pascasarjana Magister Ilmu Pangan Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) untuk membekali para peternak mandiri, Kelompok Wanita Tani (KWT), dan pelaku usaha lokal mengenai manajemen "titik kritis" pengolahan daging, telur, hingga susu. 

Mereka yang hadir bukan sekadar audiens pasif, melainkan para aktor utama di lapangan, yakni pelaku usaha peternakan, peternak mandiri, serta anggota Kelompok Tani (KT), Kelompok Ternak, Kelompok Wanita Tani (KWT), hingga berbagai organisasi berbadan hukum lainnya.

Pencerahan di Akar Rumput

Kepala BPPTDK DIY, Sutriasno, S.Pt., M.M., menaruh harapan besar agar transfer keilmuan ini mampu mendongkrak kapasitas peternak lokal.

Target utamanya tidak hanya agar peternak mampu menghasilkan produk yang melimpah secara kuantitas, tetapi juga bermutu tinggi dan sanggup memberikan jaminan perlindungan penuh bagi konsumen.

Dampak positif dari pembekalan ini pun langsung dirasakan di akar rumput.

Sumiyanto, salah satu peternak yang menjadi peserta Bimtek, mengakui mendapatkan pencerahan yang sangat aplikatif untuk usahanya.

"Bimbingan teknis ini sangat bermanfaat karena tidak hanya memberikan teori, tetapi juga praktik langsung sehingga kami lebih mudah memahami penerapan keamanan pangan produk asal hewan. Narasumber, baik dari DPRD DIY maupun akademisi, sangat komunikatif dan jelas. Kami berharap kegiatan ini rutin dilaksanakan agar lebih banyak pelaku usaha yang paham cara menghasilkan produk aman dan berkualitas," ungkap Sumiyanto.

Harmoni antara BPPTDK DIY dan UMBY ini diharapkan tidak berhenti pada tataran seremonial, melainkan terus berkesinambungan.

Langkah mengedukasi dari hulu ini akan menjadi cetak biru demi terciptanya kedaulatan dan sistem pangan berkelanjutan yang senantiasa aman bagi seluruh masyarakat Yogyakarta. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved