SPPG Argosari Klarifikasi soal Menu MBG Tahu dan Ikan Bandeng
Ia menyampaikan bahwa sebenarnya untuk menu MBG yang dibagikan itu sudah sesuai dengan nilai gizi dan dibarengi dengan petunjuk penyimpanan
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Yoseph Hary W
"Semoga kejadian ini enggak berlanjut berlarut-larut. Karena dasarnya cuma salah paham. Iya (miskomunikasi). Kalau itu langsung ngomong ke saya, langsung saya tindak lanjuti," ucap Labib.
Untuk memaksimalkan layanan MBG, pihaknya juga siap menerima permintaan ragam menu MBG dari penerima manfaat MBG. Akan tetapi, permintaan menu itu harus diiringi dengan pertimbangan nilai gizi.
"Kalau emang cocok, emang layak, emang sehat ya kita lanjutkan. Nanti yang menampung request itu ahli gizi. Kalau tidak layak, tidak sesuai dengan nilai gizi, tidak bisa diteruskan," katanya.
Sebagai contoh, kata Labib sempat ada permintaan ayam geprek dari siswa. Namun, menu itu tidak bisa diberikan karena bersifat pedas, sehingga dikhawatirkan mengganggu pencernaan penerima MBG.
"Untuk SPPG Argosari ini sudah beroperasi sejak 17 November 2025 ini kepada 17 sekolah dengan jumlah 1.680 penerima manfaat MBG," tandasnya.(nei)
| Optimalkan Pengolahan Sampah, TPST Modalan Bakal Tambah 7 Alat Baru dan Modifikasi Mesin |
|
|---|
| Modus Tanya Alamat, Orang Tak Dikenal Tipu dan Gasak Uang Rp4,5 Juta Milik Nenek di Bantul |
|
|---|
| Gelombang Pasang Terjang Pantai Depok Bantul, Sejumlah Bangunan Semi Permanen Rusak |
|
|---|
| Harga Minyak Goreng Premium Naik, DKUKMPP Bantul: Imbas Harga Plastik Nasional |
|
|---|
| Antisipasi Kebakaran saat Musim Kemarau, BPBD Bantul Imbau Warga Tak Bakar Sampah Sembarangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/SPPG-Argosari-Klarifikasi-soal-Menu-MBG-Tahu-dan-Ikan-Bandeng.jpg)