Dinkes Bantul Akan Sasar Sekitar 460 Ribu Orang untuk Program Cek Kesehatan Gratis Tahun Ini
Program CKG yang sudah diluncurkan pada tahun lalu tidak berhenti begitu saja, tetapi masih tetap berlanjut sampai tahun 2026.
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Muhammad Fatoni
Namun, kalangan lansia juga disebut-sebut tak sedikit yang sudah melakukan CKG.
Ia menyampaikan bahwa dari hasil CKG banyak masyarakat yang langsung mendapatkan penanganan kesehatan.
Apalagi, dari hasil CKG banyak ditemukan penyakit dismetabolisme berupa hipertensi dan diabetes mellitus.
"Penyakit itu ditemukan di segala golongan usia. Bahkan, trennya sekarang penyakit itu lebih terkena ke usia muda lagi. Kalau dulu hipertensi kan di usia tua. Kalau sekarang ternyata ditemukan di usia lebih muda lagi," tandas dia. (*)
Baca Juga
| Pemkab Bantul Tanggapi Kasus Lurah Seloharjo yang Digugat Mantan Dukuh Pelaku Kasus Pencurian |
|
|---|
| Bupati Bantul Perkirakan Konsumsi Pulsa Meningkat saat WFH ASN Diterapkan |
|
|---|
| Dana Desa di Bantul Terjun Bebas, Kalurahan Rata-rata Hanya Kebagian Rp373 Juta |
|
|---|
| WFH Mulai Diterapkan Pekan Depan, Pemkab Bantul Siapkan Sistem Pantau Kinerja ASN |
|
|---|
| Kemarau Panjang Mengancam, DKPP Bantul Andalkan Ribuan Pompa Air |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Kepala-Dinkes-Bantul-Agus-Tri-Widiyantara-3012026.jpg)