Keselamatan Siswa Jadi Prioritas, Pemkab Bantul Perketat Ramp Check Bus Sekolah
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul rutin melakukan ramp check terhadap bus yang digunakan untuk outing class
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Demi menjamin keselamatan pelajar saat kegiatan di luar sekolah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul rutin melakukan ramp check terhadap bus yang digunakan untuk outing class.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap armada benar-benar aman dan layak jalan sebelum membawa rombongan siswa.
Kepala UPT Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul, Gatot Sunarto, mengatakan ramp check bus outing class sudah dilakukan sejak tahun lalu sebagai tindak lanjut instruksi Sekretaris Daerah Bantul.
"Instruksi dari Pak Sekda bahwa semua armada, khususnya angkutan rombongan sekolah, apabila akan digunakan outing class seyogianya dilakukan ramp check oleh Dinas Perhubungan," katanya, Rabu (24/12/2025).
Ia menjelaskan, surat instruksi tersebut ditujukan kepada seluruh sekolah di Bantul yang akan melaksanakan outing class.
Namun dalam praktiknya, tidak hanya sekolah, sejumlah instansi lain juga mengajukan permohonan ramp check kendaraan untuk kegiatan luar kantor.
Terbaru, ramp check dilakukan terhadap dua unit bus yang akan digunakan SMP Negeri 4 Banguntapan untuk kegiatan outing class. Pemeriksaan dilakukan sekitar pukul 06.00 WIB.
"Alhamdulillah, dua bus tersebut dalam kondisi baik dan memenuhi standar, baik secara teknis maupun administrasi," ujar Gatot.
Baca juga: UAJY Terjunkan 731 Mahasiswa KKN Periode 88 ke Kabupaten Gunungkidul
Selain kendaraan, Dishub Bantul juga memeriksa kondisi pengemudi bus. Hasilnya, seluruh pengemudi dinyatakan sehat dan memiliki surat izin mengemudi yang masih berlaku.
Menurut Gatot, jumlah bus yang menjalani ramp check bervariasi, mulai dari dua hingga enam unit dalam satu sekolah. Bahkan, dalam beberapa kasus ditemukan kendaraan yang tidak layak jalan.
"Jika ditemukan bus yang tidak memenuhi syarat, kami sampaikan ke pihak sekolah dan pemilik armada untuk segera diganti dengan kendaraan yang layak," jelasnya.
Ia menambahkan, hasil ramp check langsung diketahui oleh pihak penyelenggara maupun biro wisata apabila sekolah menggunakan jasa tersebut, sehingga bisa segera ditindaklanjuti.
Gatot pun mengimbau seluruh sekolah agar selalu melaporkan rencana outing class yang menggunakan bus.
"Sebaiknya setiap kegiatan yang menggunakan armada ke luar kota atau outing class dilaporkan, agar kami bisa membantu pengecekan dan meminimalisir risiko yang tidak diinginkan," tandasnya. (*)
| Harga Minyak Goreng Premium Naik, DKUKMPP Bantul: Imbas Harga Plastik Nasional |
|
|---|
| Strategi Dinas Kebudayaan Bantul Genjot Kunjungan ke Museum |
|
|---|
| Sukseskan Pilur 2026, KPU dan Bawaslu Bantul Siap Sinergi dengan Pemkab |
|
|---|
| Dana Desa di Bantul Terjun Bebas, Kalurahan Rata-rata Hanya Kebagian Rp373 Juta |
|
|---|
| Pilur 2026 di Bantul, Tak Ada Lagi Batasan Jumlah Calon Lurah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Keselamatan-Siswa-Jadi-Prioritas-Pemkab-Bantul-Perketat-Ramp-Check-Bus-Sekolah.jpg)