Tumbuhkan Peran Ayah Dalam Dunia Pendidikan, Pemkab Bantul Galakkan Gemar
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, menyebut, Gemar yang diterapkan pada tahun ini mulai dilakukan di jenjang taman kanak-kanak, SD, SMP
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Yoseph Hary W
Ringkasan Berita:
- Untuk menumbuhkan peran ayah di dunia pendidikan, gerakan ayah mengambil rapor di sekolah digalakkan.
- Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, menyebut, Gemar tahun ini mulai dilakukan di jenjang taman kanak-kanak, sekolah dasar, hingga sekolah menengah pertama sederajat.
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bantul menyebut Gerakan Ayah Mengambil Rapor ke Sekolah (Gemar) menjadi bagian motivasi ayah untuk berperan dalam pendidikan anak.
Kepala Disdikpora Kabupaten Bantul, Nugroho Eko Setyanto, berujar, beberapa waktu terakhir, ada kecenderungan terkait urusan pendidikan diserahkan kepada ibu, termasuk pengambilan rapor. Namun, tidak semua kecenderungan itu terjadi.
"Pendidikan itu tidak hanya ibu, tapi ayah juga berperan di dalamnya. Momen ini menjadi salah satu menumbuhkan kembali tentang seorang ayah terhadap pendidikan anak-anak," kata dia, Jumat (19/12/2025).
Tumbuhkan peran ayah
Disampaikannya, kegiatan ini untuk menumbuhkan kembali peran keluarga, sehingga pemerintah pusat menginstruksikan Gemar dan telah ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul melalui Surat Edaran Bupati Bantul Nomor B/100.3.4/09349/DPPPAPKB.
Meski demikian, dalam pengaplikasiannya masih ada bapak-bapak yang tidak mengambil rapor dikarenakan satu dan lain hal. Maka dari itu, dalam surat edaran tersebut juga sudah disampaikan bisa diwakilkan oleh ibu atau keluarga lainnya.
"Tetapi memang, inti penekanan dalam surat edaran itu, ayah bisa mengambil rapor. Ketika ayah betul-betul tidak bisa mengambil rapor, bisa digantikan oleh yang berperan sebagai ibu, kakek, nenek, dan sebagainya," jelas dia.
Lebih lanjut, ia menyampaikan, surat edaran terkait Gemar ini menjadi yang pertama kali. Akan tetapi, pada tahun depan dimungkinkan kembali ada gerakan serupa.
TK SD SMP
Sementara itu, Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, menyebut, Gemar yang diterapkan pada tahun ini mulai dilakukan di jenjang taman kanak-kanak, sekolah dasar, hingga sekolah menengah pertama sederajat.
"Kami mengajak kepada seluruh ayah se-Kabupaten Bantul untuk kembali memperhatikan, kembali mendampingi anak, memikirkan masa depan anak. Karena, ayah punya peran dan tanggung jawab untuk itu," jelas Halim.
Bupati berharap gerakan ini dapat menjadi budaya positif di lingkungan sekolah dan keluarga, sehingga komunikasi antara orang tua dan guru semakin terbuka dan berkelanjutan
"Selamat untuk ayah di Kabupaten Bantul dan selamat mengambil rapor anak-anak," tandas.(nei)
| Pemilik Penginapan di Bantul Diminta Disiplin Gunakan APOA, Ini Tujuannya |
|
|---|
| Satu Rumah Warga di Bantul Ludes Dilalap Si Jago Merah, Diduga Akibat Korsleting Listrik |
|
|---|
| Kilas Balik TPR Induk Pantai Parangtritis Bantul, Resmi Dirobohkan Setelah 40 Tahun Berdiri |
|
|---|
| Bupati Abdul Halim Muslih Lantik 127 PNS, Tekankan Nilai Etika dan Profesionalisme |
|
|---|
| Tujuh Pasang Pengantin di Bantul Ijab Kabul di Atas Traktor dengan Mahar Ayam dan Sayuran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/CONTOH-Kalimat-Catatan-Wali-Kelas-di-Rapor-Siswa-Berisi-Pujian-dan-Mootivasi.jpg)